SULAWESI TENGAH — Penurunan harga BBM nonsubsidi ini berlaku di seluruh Indonesia. Di Sumatera, perbedaan tarif antarprovinsi masih terjadi akibat faktor distribusi dan biaya logistik. Provinsi seperti Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau tetap dibanderol lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
Turun Rp450 di 7 Provinsi, Rp450 Juga di 3 Provinsi Lain
Harga Pertamax Turbo kini Rp19.750 per liter di Sumatera Selatan, Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung. Sebelumnya, harga di wilayah ini mencapai Rp20.200 per liter—turun Rp450.
Sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax Turbo menjadi Rp20.150 per liter. Angka ini juga turun Rp450 dari periode sebelumnya yang sebesar Rp20.600 per liter.
Pertamax dan Dexlite: Harga Tetap, Tapi Beda Zona
Untuk Pertamax, harga masih Rp16.650 per liter di mayoritas provinsi Sumatera. Khusus Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, tarifnya Rp17.000 per liter. Tidak ada perubahan dari penyesuaian sebelumnya.
Dexlite juga tak bergerak. Di Sumatera Selatan dan sebagian besar provinsi lain, harga Rp16.550 per liter. Sementara di tiga provinsi dengan biaya logistik lebih tinggi tadi, Dexlite dijual Rp16.900 per liter.
Pertalite Masih Rp10.000, Jadi Andalan
BBM subsidi Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia. Harga ini tidak berubah sejak penetapan sebelumnya, menjadikannya pilihan utama masyarakat yang ingin menekan biaya operasional kendaraan.
Kebijakan ini berlaku sejak 1 Juli 2026 dan akan dievaluasi secara berkala oleh Pertamina Patra Niaga sesuai fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.