PALU — Ketua KPU Sulawesi Tengah Darmiati bersama anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Cristian Adiputra Oruwo memimpin langsung rombongan ke sekretariat PSI. Dari jajaran Bawaslu, hadir Ketua Bawaslu Nasrun dan anggota Dewi Tisnawati. Mereka disambut Ketua DPW PSI Sulteng Dr Agus Lamakarate, Sekretaris Wilayah Husin Alwi, Wakil Ketua DPW Muh Maskur, serta Ketua OKK Verawaty Pangkey.
Dalam pertemuan tertutup itu, penyelenggara pemilu tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi partai. Cristian Adiputra menegaskan kunjungan ini bertujuan memastikan keberadaan sekretariat sekaligus memperkuat sinergi antara KPU dan partai politik.
“Pada prinsipnya kunjungan kami ini untuk memastikan keberadaan dan kesiapan sekretariat partai politik, serta memperkuat sinergi antara KPU dan partai politik dalam mewujudkan proses demokrasi yang transparan dan profesional,” ujar Cristian.
Menanggapi hal itu, Agus Lamakarate menyebut PSI Sulteng tengah mematangkan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting di desa dan kelurahan. Dalam waktu dekat, partai berlogo bunga mawar itu akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus).
“Dengan penguatan struktur organisasi dan penataan administrasi yang baik akan menjadi fondasi penting dalam membangun partai yang modern,” kata Agus.
Ia menambahkan, kehadiran KPU dan Bawaslu menjadi bentuk perhatian sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara penyelenggara pemilu dan partai politik.
Sekretaris Wilayah DPW PSI Sulteng, Husin Alwi, berharap koordinasi antara partai dan penyelenggara pemilu terus berjalan. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Kami berharap hubungan komunikasi yang baik ini terus terjaga sehingga agenda demokrasi di Sulawesi Tengah dapat berlangsung dengan baik, lancar, dan berkualitas,” ujarnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian monitoring KPU dan Bawaslu ke sejumlah partai politik di Sulawesi Tengah. Langkah serupa akan dilakukan secara bergantian ke partai lainnya guna memastikan seluruh administrasi dan kelembagaan partai siap menghadapi tahapan pemilu ke depan.