Beasiswa BERANI Cerdas Sulawesi Tengah Sasar 2.172 Mahasiswa UIN Datokarama Palu

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 03:01:02 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu menyambut positif Program Beasiswa BERANI Cerdas dari Pemprov Sulawesi Tengah.

PALU - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, menyatakan bahwa Program Beasiswa BERANI Cerdas yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) merupakan langkah konkret dalam mengukir masa depan generasi muda. Program yang menjadi kebijakan unggulan Gubernur Anwar Hafid tersebut dinilai telah membuka pintu kesempatan luas bagi mahasiswa untuk meraih pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Menurut Prof. Lukman, dukungan finansial dari pemerintah daerah ini memiliki dampak ganda, yakni meningkatkan angka partisipasi pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah. Kehadiran program ini menjadi angin segar bagi dunia akademik di Bumi Tadulako, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif.

“Dukungan ini tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat kapasitas generasi muda dalam membangun dan mengukir masa depan yang gemilang,” ujar Prof. Lukman Thahir saat memberikan keterangan resmi di Kota Palu, Kamis (30/4/2026).

Dampak Signifikan bagi Ribuan Mahasiswa UIN Datokarama

Berdasarkan data resmi dari Bagian Akademik UIN Datokarama Palu, manfaat program BERANI Cerdas telah dirasakan secara nyata oleh ribuan mahasiswa. Tercatat sebanyak 2.172 mahasiswa aktif di universitas tersebut masuk dalam daftar penerima manfaat beasiswa. Jumlah ini menunjukkan distribusi bantuan yang cukup masif di lingkungan kampus Islam negeri terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.

Prof. Lukman menjelaskan bahwa dengan adanya bantuan ini, mahasiswa kini memiliki stabilitas finansial yang lebih baik untuk menyelesaikan studi mereka tepat waktu. Hal ini krusial mengingat biaya pendidikan sering kali menjadi hambatan utama bagi mahasiswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi. Dengan adanya Beasiswa BERANI Cerdas, mahasiswa dapat lebih fokus menempuh perkuliahan tanpa dibebani persoalan biaya pendidikan yang sering kali menjadi beban pikiran mereka,” ungkap Prof. Lukman menambahkan.

Alokasi Anggaran Rp4,8 Miliar untuk Jenjang Strata Satu

Guna memastikan keberlangsungan program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar. Untuk tahun anggaran terkait, Pemprov Sulteng menggelontorkan dana sebesar Rp4,8 miliar yang dikhususkan bagi mahasiswa jenjang Strata Satu (S1). Alokasi ini merupakan bentuk komitmen nyata Gubernur Anwar Hafid dalam memprioritaskan sektor pendidikan sebagai pilar pembangunan daerah.

Penyaluran dana tersebut dilakukan secara transparan melalui mekanisme yang telah diatur oleh dinas terkait, guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada mahasiswa yang membutuhkan. Anggaran Rp4,8 miliar ini diharapkan mampu meng-cover kebutuhan biaya kuliah para penerima, sehingga angka putus kuliah di tingkat universitas dapat ditekan secara signifikan.

Pihak rektorat UIN Datokarama Palu juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulteng beserta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat. Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi ini dianggap sebagai model kolaborasi ideal dalam memajukan daerah melalui jalur edukasi.

Visi Strategis Menuju Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Program BERANI Cerdas tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga dipandang sebagai bagian dari visi besar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulawesi Tengah. Akademisi menilai bahwa langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, diharapkan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.

Prof. Lukman Thahir menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan dalam satu dekade ke depan ketika para mahasiswa ini terjun ke dunia profesional. Kapasitas intelektual yang mumpuni akan menjadi modal utama bagi Sulawesi Tengah untuk mengelola potensi daerahnya secara mandiri dan inovatif.

Pihak kampus berharap program beasiswa ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan jangkauannya di masa mendatang. Dengan komitmen yang konsisten dari pemerintah daerah, diharapkan tidak ada lagi putra-putri terbaik Sulawesi Tengah yang gagal meraih gelar sarjana hanya karena persoalan ekonomi.

Reporter: Redaksi
Back to top