PALU — Sebanyak 12 siswa perwakilan Sulawesi Tengah dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu dan SMA Negeri 1 Palu resmi mendapat restu untuk berlaga di kompetisi nasional. Dukungan itu disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Frimanza DP, saat menerima kunjungan para siswa dan pihak sekolah di kantornya, Kamis (27/8/2026).
Keberangkatan para siswa ini bukan tanpa persiapan. Mereka akan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) serta dua ajang debat bergengsi, yaitu Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) yang memperlombakan debat Bahasa Inggris.
Disdik Sulteng: Fokus pada Nama Baik Daerah, Bukan Target Juara
Frimanza DP menegaskan pihaknya tidak membebani para siswa dengan target juara tertentu. Menurut dia, yang terpenting adalah bagaimana mereka mampu tampil maksimal dan menjaga nama baik Sulawesi Tengah di kancah nasional.
"Kami hanya bisa mendukung seluruh siswa yang akan tampil di tingkat nasional. Kami juga tidak memberikan target, kami hanya berupaya agar para siswa ini bisa membawa nama baik Sulteng di tingkat nasional," ujarnya.
Selain dukungan moril, Disdik Sulteng juga mendorong para siswa untuk mendaftar Beasiswa Berani Cerdas jalur Prestasi. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan keberlanjutan pendidikan mereka ke jenjang S1 setelah menyelesaikan studi di bangku SMA.
Alasan Sekolah Menemui Kepala Dinas Sebelum Berangkat
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Kepala SMA Al-Azhar Mandiri Palu, Arafat Arsyad, menyebut pertemuan dengan pemangku kebijakan menjadi bagian dari pembinaan prestasi generasi muda yang melibatkan peran aktif pemerintah daerah.
"Alhamdulillah, hari ini kami sudah diterima oleh Pak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Beliau mendukung penuh anak-anak kita, baik dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu maupun dari SMA Negeri 1 Palu (Boarding SMA Al-Azhar Mandiri Palu), yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat nasional," terangnya.
Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak, mulai dari kepala dinas hingga jajaran Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, menjadi modal berharga bagi para siswa. Arafat pun memohon doa dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar anak didiknya bisa meraih prestasi gemilang.
"Terima kasih kepada Bapak Kadis, Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, dan Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Tengah atas dukungannya. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar anak-anak kita semua bisa meraih prestasi gemilang di tingkat nasional, dan insyaAllah melaju hingga tingkat internasional," pungkasnya.