PALU — Sebanyak mahasiswa baru dari Somalia, Nigeria, Ethiopia, Yaman, Thailand, dan Filipina mengikuti program pembekalan intensif Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Ma'had Al-Jami'ah UIN Datokarama. Kegiatan ini menjadi pintu masuk mereka sebelum menjalani perkuliahan strata satu di kampus tersebut.
Kepala Pusat Hubungan Internasional UIN Datokarama, Dr. Darlis, menyebut pelatihan ini berlangsung selama hampir dua bulan. Materi yang diberikan tidak sekadar tata bahasa, melainkan juga kearifan lokal masyarakat Sulawesi Tengah agar para mahasiswa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
Dalam praktiknya, UIN Datokarama menggandeng dosen internal serta instruktur profesional dari BIPA Provinsi Sulawesi Tengah. Para tenaga pengajar ini mendampingi mahasiswa mancanegara mendalami bahasa sekaligus nilai-nilai budaya yang berlaku di daerah tersebut.
Rektor UIN Datokarama, Prof. Dr. H. Lukman S. Thahir, M.Ag., menegaskan bahwa penguasaan bahasa menjadi kunci utama keberhasilan akademik. Menurutnya, mahasiswa asing yang lancar berkomunikasi akan lebih mudah mengikuti perkuliahan dan membangun relasi sosial di Palu.
"Kehadiran mahasiswa dari enam negara ini adalah bukti kepercayaan global terhadap UIN Datokarama. Melalui pelatihan Bahasa Indonesia, kami ingin membekali mereka agar tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga menjadi duta budaya Indonesia saat kembali ke negara asal mereka kelak," ungkap Prof. Lukman.
Ia menambahkan, bahasa merupakan jembatan utama yang menghubungkan interaksi akademik dan kultural. Pihak universitas berupaya memastikan seluruh mahasiswa internasional merasa nyaman dan cepat beradaptasi selama menimba ilmu di Palu.
Program ini merupakan wujud komitmen UIN Datokarama dalam mendorong internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Pengajaran bahasa Indonesia tidak hanya difungsikan sebagai alat komunikasi di ruang kuliah, melainkan menjadi instrumen penting dalam diplomasi budaya di kancah global.
Dengan bekal bahasa dan pemahaman budaya Sulteng, para mahasiswa asing diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang sekaligus memperkenalkan Indonesia ke negara asalnya masing-masing kelak.