Pencarian

Danantara Dinilai Jadi Jembatan Pemerintah dan Investor Asing

Minggu, 20 September 2026 • 08:38:31 WIB
Danantara Dinilai Jadi Jembatan Pemerintah dan Investor Asing

SULAWESI TENGAH — Danantara disebut berpotensi menjadi penghubung antara pemerintah Indonesia dan investor swasta, baik domestik maupun mancanegara. Penilaian itu datang dari Kepala Riset DBS Group Research Indonesia, William Simadiputra, yang menyoroti peran dana kekayaan negara tersebut dalam menjembatani kepentingan kedua pihak.

Paragraf pembuka: William Simadiputra menilai Danantara dapat berperan sebagai jembatan antara pemerintah Indonesia dan investor. Menurut dia, sebagai badan pengelola investasi dengan mandat yang jelas, Danantara bisa bertindak seperti entitas yang menghubungkan kepentingan pemerintah dengan kalangan investor swasta. Penilaian ini muncul di tengah sorotan media internasional terhadap langkah restrukturisasi BUMN yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

Peran Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund

William menyebut Danantara sebagai bridge atau jembatan bagi Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Sovereign Wealth Fund. Sebagai badan pengelola investasi, Danantara memiliki mandat untuk menjalankan fungsi investasi secara profesional, termasuk berperan sebagai co-investor dalam berbagai proyek.

”Sebenarnya Danantara bisa dibilang menjadi bridge sebagai Sovereign Wealth Fund di Indonesia, di mana sebagai suatu badan pengelola investasi yang memiliki mandat investasi, Danantara bisa menjadi seperti suatu entitas yang menjembatani antara Pemerintah Indonesia dengan investor,” ujar William, dikutip dari Antara.

Dalam praktiknya, peran co-investor itu disebut William akan terlihat di sektor-sektor seperti proyek energi terbarukan dan proyek tertentu lainnya. Kehadiran Danantara di proyek-proyek itu memberi jaminan bahwa aktivitas investasi dari investor swasta nasional maupun asing dijalankan secara profesional, dengan skema business-to-business antar investor.

Nilai Tambah bagi Investor Swasta

William menilai kehadiran Danantara memberi nilai tambah tersendiri bagi investor swasta. Menurut dia, pola investasi yang dijalankan Danantara mirip dengan berinvestasi bersama perusahaan investasi yang dikelola pihak swasta.

”Jadi itu sama saja seperti kita berinvestasi bersama perusahaan investasi yang mungkin dikelola oleh swasta. Mungkin itu jadi salah satu poin plus atau nilai tambah kehadiran Danantara, di mana ini memberikan perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan investasi secara profesional,” terang dia.

Soal tata kelola, William menyebut hal yang paling selalu dicari dari sebuah badan pengelola investasi adalah bagaimana menciptakan shareholder value. Aspek ini menjadi perhatian utama dalam menilai kinerja Danantara ke depan.

Sorotan Media Internasional

Media internasional The Telegraph menyoroti kebijakan restrukturisasi besar-besaran terhadap badan usaha milik negara yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Langkah tersebut dinilai menunjukkan keberanian mengambil keputusan sulit yang bisa menjadi pelajaran bagi para pemimpin politik di negara-negara Barat.

Penilaian itu disampaikan Rovshan Ibrahimov, Profesor Departemen Hubungan Internasional Webster University, dalam analisis yang dimuat The Telegraph. Restrukturisasi BUMN melalui Danantara menjadi salah satu kebijakan yang menarik perhatian pengamat luar negeri terhadap arah pengelolaan perusahaan negara di Indonesia.

Penutup: Posisi Danantara sebagai jembatan antara pemerintah dan investor akan diuji lewat proyek-proyek nyata yang dijalankannya. Bagi investor, kepastian tata kelola dan penciptaan nilai menjadi faktor penentu apakah peran jembatan itu benar-benar berjalan sesuai harapan.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks