Pencarian

Penumpang Melonjak 326%, Stasiun Karet Tutup dan BNI City Jadi Primadona Baru

Selasa, 01 September 2026 • 18:07:31 WIB
Penumpang Melonjak 326%, Stasiun Karet Tutup dan BNI City Jadi Primadona Baru
Penumpang turun di Stasiun Sudirman Baru/BNI City tercatat 8.679 orang hingga pukul 10.00 WIB, naik signifikan dari kondisi normal.

SULAWESI TENGAH — Keputusan PT KAI Commuter menutup operasional Stasiun Karet untuk sementara dan memindahkan seluruh aktivitas naik-turun penumpang ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City langsung menuai respons besar dari pengguna Commuter Line Jabodetabek. Arus perpindahan penumpang di stasiun pengganti itu tercatat ramai sejak pagi, seiring dimulainya jam sibuk kerja.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebutkan hingga pukul 10.00 WIB jumlah pengguna yang turun di Stasiun Sudirman Baru/BNI City mencapai 8.679 orang, sementara yang naik tercatat 641 orang. Angka ini melonjak signifikan dari kondisi normal sebelum pengalihan yang hanya berkisar 2.036 penumpang turun dan 641 penumpang naik.

Apa yang Terjadi di Balik Lonjakan Ini?

Lonjakan tajam ini terjadi karena seluruh pengguna yang sebelumnya turun di Stasiun Karet kini dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Stasiun Karet ditutup sementara, memaksa ribuan pekerja perkantoran di kawasan Sudirman-Thamrin untuk menyesuaikan rute komuter harian mereka.

"Berdasarkan data pengguna yang naik dan turun Stasiun Sudirman Baru/BNI City hingga pukul 10.00 WIB, tercatat jumlah pengguna yang turun mencapai 8.679 orang, sedangkan yang naik di angka 641 orang," ungkap Karina dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2026).

KAI Commuter memperkirakan volume penumpang akan terus bertambah seiring seluruh pengguna Stasiun Karet yang sepenuhnya beralih. Proyeksi harian menunjukkan angka penumpang turun bisa mencapai 18.696 orang, sementara penumpang yang naik diperkirakan menyentuh 20.513 orang.

Bagaimana Kesiapan Stasiun BNI City?

Stasiun Sudirman Baru/BNI City dirancang dengan kapasitas layanan hingga 2.000 pengguna per jam. Dengan proyeksi lonjakan yang ada, KAI Commuter tetap mengoperasikan 264 perjalanan Commuter Line Cikarang yang melintasi stasiun tersebut setiap harinya.

"Untuk kapasitas pengguna di stasiun ini dapat menampung sebanyak 2.000 orang setiap jamnya," ujar Karina.

Untuk memudahkan akses, KAI Commuter membuka jalur khusus dari selasar samping Stasiun Karet menuju hall barat bawah Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Hall tersebut telah dilengkapi gate elektronik, loket, serta berbagai fasilitas layanan pengguna lainnya.

Akses tambahan juga dibuka dari Jalan Jenderal Sudirman langsung menuju kawasan perkantoran di sekitar stasiun. Pintu masuk ini dilengkapi gate dan petugas loket untuk mempercepat arus penumpang di jam sibuk.

Apa Saja Fasilitas Pendukung dan Imbauannya?

KAI Commuter memasang petunjuk arah, signage, serta menurunkan petugas layanan untuk mengatur arus pengguna selama masa transisi. Evaluasi terhadap pengalihan layanan ini akan dilakukan setiap hari berdasarkan masukan dari para pengguna.

"KAI Commuter mengimbau kepada para pengguna untuk kenyamanan bersama agar selalu menjaga prasarana dan fasilitas-fasilitas pelayanan di area hall baru Stasiun Sudirman Baru/BNI City," kata Karina.

Pengguna Commuter Line dapat memantau jadwal dan posisi kereta yang berangkat dari Stasiun Sudirman Baru/BNI City melalui aplikasi C-Access. Pemantauan ini penting untuk mengatur ulang waktu perjalanan, terutama bagi pekerja yang baru beradaptasi dengan rute baru mereka.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks