MOROWALI — Kolaborasi tiga desa dalam menyukseskan Lomba Desa Bete-Bete mendapat apresiasi langsung dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Bete-Bete itu melibatkan Pemerintah Desa Bete-Bete, Desa Labota, dan Desa Makarti Jaya.
Iksan menilai, sinergi yang dibangun oleh ketiga kepala desa ini merupakan contoh nyata semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat pesisir. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan juga perekat persatuan antarwilayah.
Lomba Tradisional yang Meriahkan Dermaga Bete-Bete
Rangkaian perlombaan yang dihadirkan pun cukup beragam dan kental dengan nuansa bahari. Balap kapal kategori 9 meter dan 7 meter menjadi primadona yang menyedot perhatian warga yang hadir.
Tidak hanya itu, lomba dayung perahu khusus ibu-ibu serta lomba bangka-bangka turut memeriahkan suasana. Peserta yang datang dari berbagai desa tampak antusias mengikuti setiap perlombaan yang digelar di atas perairan tersebut.
Harapan Bupati: Agenda Tahunan dan Daya Tarik Wisata
“Saya mengapresiasi ketiga kepala desa ini yang telah menciptakan kolaborasi dan suasana yang sangat luar biasa. Harapannya, kegiatan seperti ini mampu membangun silaturahmi yang kuat di antara beberapa desa,” ujar Iksan.
Orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada satu acara saja. Ia mendorong agar Lomba Desa Bete-Bete bisa menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat.
Selain memperkuat budaya bahari, ia juga melihat potensi besar kegiatan ini dalam meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Morowali. Kehadiran wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi warga sekitar.