MOROWALI — Ribuan warga Pulau Umbele menyambut antusias pembukaan TMMD ke-129 yang digelar di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan. Upacara yang dipimpin langsung Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf Baja Sirait, itu dihadiri Bupati Morowali, Ketua DPRD, Forkopimda, DanYon Teritorial Pembangunan 825, serta tokoh agama dan adat setempat.
11 Sasaran Fisik: Jalan, Air Bersih, hingga Mangrove
Selama satu bulan ke depan, Satgas TMMD bersama warga akan mengerjakan 11 sasaran fisik. Prioritas utama adalah pembukaan badan jalan sepanjang 14.100 meter dengan lebar 7 meter yang diharapkan memutus keterisolasian transportasi di wilayah pesisir.
Selain jalan, program ini mencakup rabat beton 707 meter, renovasi 5 unit RTLH, pembangunan 5 titik TNI AD Manunggal Air, dan 2 unit MCK. Satu unit masjid juga akan direhabilitasi untuk memperkuat sarana ibadah warga.
Tak hanya infrastruktur, TMMD kali ini juga menyasar lingkungan dengan penanaman 1.000 pohon mangrove di pesisir Pulau Umbele. Program ketahanan pangan melalui budidaya kelapa dan pembersihan lingkungan desa juga masuk dalam daftar sasaran.
Bantuan Langsung: 100 Paket Sembako dan Stunting
Ratusan paket bantuan sosial akan dibagikan selama pelaksanaan TMMD. Sebanyak 100 paket sembako disiapkan untuk warga yang membutuhkan, ditambah 100 paket bantuan khusus untuk penanganan stunting. Lima penyandang disabilitas juga mendapat perhatian dalam program ini.
7 Program Nonfisik: Mitigasi Bencana hingga Bela Negara
TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia. Tujuh sasaran nonfisik akan dijalankan, meliputi penyuluhan mitigasi bencana alam, pencegahan stunting dan kesehatan, sosialisasi bela negara, serta bahaya narkoba.
Penyuluhan KB untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan pelayanan pengobatan gratis bagi warga Pulau Umbele juga menjadi bagian dari program nonfisik TMMD ke-129 ini.
“Pelaksanaan TMMD ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, khususnya membangun dari desa dan dari bawah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi serta memberantas kemiskinan,” tegas Letkol Baja Sirait dalam amanatnya.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberlanjutan
Dandim 1311/Morowali mengajak seluruh warga Pulau Umbele untuk aktif terlibat dalam setiap tahap pembangunan. Ia juga meminta masyarakat menjaga hasil-hasil yang sudah dibangun setelah program selesai.
“Semoga kebersamaan ini jadi kekuatan mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morowali. Mari jadikan TMMD momentum memperkuat persaudaraan, membangkitkan gotong royong, menjaga lingkungan, dan menghadirkan perubahan nyata bagi Pulau Umbele,” tutup Letkol Inf Baja Sirait.