PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan putra-putri daerah bisa mengenyam pendidikan di Universitas Hasanuddin tanpa harus terbang ke Makassar untuk tes. Seleksi jalur afirmasi khusus Sulteng akan digelar di Kota Palu, dengan pendaftaran masih terbuka hingga akhir Juli 2026.
Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido menyebut kemudahan akses ini menjadi momentum penting bagi generasi muda. “Tesnya dilaksanakan di Kota Palu, sehingga lebih mudah dijangkau,” katanya di Palu, Selasa.
Jalur Afirmasi: Dari Sarjana hingga Dokter Spesialis
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin memaparkan skema kerja sama yang mencakup penerimaan mahasiswa baru pada jenjang sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis. Program ini dirancang untuk menjaring calon mahasiswa berprestasi dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Reny menambahkan, kolaborasi ini bukan sekadar membuka pintu kuliah, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. “Bagi saya, urusan pendidikan tidak bisa ditawar. Tidak ada yang sulit kalau ada kemauan dan semangat belajar,” tegasnya.
Anggaran Berani Cerdas Naik Jadi Rp351 Miliar
Di luar kerja sama dengan Unhas, Pemprov Sulteng juga menggenjot program unggulan Berani Cerdas. Wagub mengungkapkan, hingga tahun 2026 program ini telah membiayai hampir 50 ribu mahasiswa—melonjak signifikan dari sekitar 20 ribu penerima pada tahun sebelumnya.
Kenaikan jumlah penerima diiringi peningkatan anggaran. “Tahun lalu sekitar Rp264 miliar, tahun ini menjadi Rp351 miliar. Ini bukti bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Reny.
Kepala Sekolah Jadi Garda Terdepan Sosialisasi
Wagub meminta seluruh kepala sekolah segera mengedukasi siswa-siswi yang ingin melanjutkan kuliah di Unhas. Ia berharap informasi ini menyebar cepat hingga ke pelosok daerah agar tidak ada pelajar berbakat yang terlewatkan.
“Mari kita dorong anak-anak kita menjadi sarjana, magister, doktor hingga dokter spesialis demi kemajuan Sulawesi Tengah,” ujar Reny.
Langkah ini dinilai strategis mengingat Unhas merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dengan segudang alumni sukses di berbagai bidang. Pihak pemprov optimistis kolaborasi ini akan mencetak lebih banyak sumber daya manusia unggul yang kelak berkontribusi membangun daerah.