Pencarian

Nous Research Kumpulkan Dana Segar Rp 1,12 Triliun untuk Kembangkan AI Hermes

Selasa, 14 Juli 2026 • 19:48:31 WIB
Nous Research Kumpulkan Dana Segar Rp 1,12 Triliun untuk Kembangkan AI Hermes
Nous Research memasuki tahap akhir negosiasi pendanaan senilai Rp 1,12 triliun yang dipimpin Robot Ventures untuk mengembangkan AI agen open-source Hermes.

SULAWESI TENGAH — Nous Research, pengembang di balik AI agen open-source Hermes, sedang dalam tahap akhir negosiasi pendanaan baru. Menurut tiga sumber yang mengetahui langsung kesepakatan tersebut, putaran ini dipimpin oleh Robot Ventures dengan partisipasi besar dari USV dan sejumlah investor terkemuka lainnya. Perusahaan yang didirikan pada 2023 oleh Jeffrey Quesnelle, Karan Malhotra, Ryan Teknium, dan Shivani Mitra ini menarik minat investor yang sangat tinggi.

Hermes: Agen AI Open-Source dengan Kemampuan Bawaan

Hermes dirilis beberapa pekan setelah AI agen OpenClaw menjadi viral. Perbedaan utama Hermes adalah hadir dengan "skills" bawaan seperti pencarian web, coding, dan pemahaman gambar. Sistem ini juga dirancang untuk belajar secara otomatis dari penggunaan pengguna dan membangun skill baru tanpa campur tangan manual.

Mirip dengan OpenClaw, pengguna bisa mengotomatiskan tugas, mengobrol dengan agen, atau menerima pesan dari mereka di aplikasi seperti Telegram dan Discord. Alat ini populer karena memungkinkan pengguna menjalankan AI agen dari jarak jauh dan non-stop.

Adopsi Open Source yang Masif

Sebagai proyek open-source, Hermes telah mengumpulkan basis pengguna besar di GitHub dengan sekitar 214.000 bintang dan hampir 40.000 fork. Pengembang dapat menjalankan Hermes di desktop atau di virtual private server. Bagi yang menginginkan kemudahan, Nous Research juga menawarkan versi cloud-hosted dengan harga berlangganan mulai 20 dolar AS hingga 200 dolar AS per bulan (sekitar Rp 330.000 hingga Rp 3,3 juta).

Riwayat Pendanaan dan Langkah Selanjutnya

Sebelum putaran ini, Nous Research telah mengumpulkan total 70 juta dolar AS dari investor termasuk Paradigm, Robot Ventures, North Island Ventures, OSS Capital, dan Balaji Srinivasan, menurut data Crunchbase. Selain Hermes, startup ini juga telah merilis model bahasa yang fokus pada coding dan matematika.

Nous Research menolak berkomentar mengenai putaran pendanaan terbaru ini. Sementara itu, USV dan Robot Ventures belum merespons permintaan konfirmasi. Sumber menyebutkan dana baru akan membantu memperluas produk dan model bisnis Hermes lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks