SULAWESI TENGAH — Kabar duka ini dikonfirmasi melalui unggahan akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat pagi. "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita atas wafatnya H. Rachmat Gobel, Anggota DPR RI, Dapil Gorontalo," tulis akun tersebut. Juru bicara Gubernur Papua, M Rifai Darus, juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial yang sama.
Karier dari Bawah Hingga Memimpin Gobel Group
Rachmat bukanlah sosok yang langsung menikmati kemudahan meski tumbuh di bawah bayang-bayang sang ayah, Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, pelopor industri elektronika Indonesia. Setelah menyelesaikan studi di Chuo University, Jepang pada 1987, ia kembali ke Tanah Air dan mulai merintis karier di perusahaan keluarga.
Ia berhasil menakhodai Gobel Group melewati berbagai krisis ekonomi. Di bawah kepemimpinannya, grup tidak hanya sekadar merakit, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan Matsushita Electric Industrial Co. (Panasonic) Jepang serta fokus pada transfer teknologi dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Jejak di Pemerintahan: Mendag yang Tegas Lawan Mafia Impor
Rachmat sempat dipercaya sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2014-2015. Ia dikenal dengan ketegasannya melindungi pasar domestik, memerangi mafia impor ilegal, dan mendorong standardisasi produk lokal lewat SNI agar mampu bersaing di kancah global. Dedikasinya dikenang bagi kemandirian ekonomi nasional dan perkembangan industri manufaktur Tanah Air.
Kiprah di DPR: Suara untuk Gorontalo dan Indonesia Timur
Setelah dari kabinet, ia melanjutkan pengabdian sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 melalui Partai NasDem. Di parlemen, suaranya kerap mewakili aspirasi masyarakat Gorontalo, tanah leluhurnya. Ia aktif menyuarakan pembangunan ekonomi berbasis pertanian, UMKM, hingga pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
Prosesi Pemakaman
Rachmat meninggalkan istri tercinta, Retno Damayanti, serta dua anaknya, Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar. Jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah duka, Jl Supomo No 55A, Jakarta Selatan, dengan prosesi pemakaman dilaksanakan di Gorontalo.