DONGGALA — Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi mengajak seluruh elemen, termasuk dunia pendidikan, untuk memperkuat pengolahan lahan, infrastruktur pendukung, dan pemanfaatan teknologi pertanian. Ajakan itu disampaikan di Banawa, Rabu, sebagai respons atas penyusutan luas areal sawah yang kini tercatat hanya 9.045,14 hektare.
"Sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama sebab memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Rustam.
Kolaborasi UGM dan Untad untuk Desa Limboro
Salah satu wujud kerja sama itu adalah dukungan dari UGM terhadap penguatan sektor pertanian di Desa Limboro. Universitas tersebut memberikan benih padi varietas Gamagora kepada petani setempat. Rustam menyebut langkah itu sebagai awal untuk mendukung peningkatan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan desa.
"Harapannya dengan penyerahan benih tersebut bisa menjadi langkah awal dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan desa dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, serta berkelanjutan melalui semangat kolaborasi dan gotong royong," ujarnya.
Perguruan Tinggi sebagai Motor Inovasi Desa
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako Andi Rusdin menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi langkah strategis untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal.
"Ke depan sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini dapat terus diperkuat sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," kata Andi.
Desa Limboro: Harapan Baru di Tengah Penyusutan Lahan
Rustam menyebut Desa Limboro memiliki potensi, masa depan, dan harapan. Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan hasil dan kualitas pengolahan pertanian. "Agar mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ucapnya.
Pemkab Donggala juga terus mengupayakan penyediaan sumber air yang menjadi kebutuhan utama petani. Berbagai pihak telah difasilitasi untuk memperkuat lahan-lahan pertanian yang ada.