SULAWESI TENGAH — Kekhawatiran Marquez muncul setelah akhir pekan yang diwarnai insiden di beberapa titik kritis Sirkuit Assen. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu menilai material gravel yang digunakan saat ini justru meningkatkan risiko cedera serius ketika pembalap terjatuh.
Gravel Dinilai Gagal Redam Benturan
"Keselamatan pembalap harus menjadi prioritas utama," tegas Marquez dalam sesi wawancara usai balapan, Minggu (28/6). Ia menyoroti bahwa gravel yang ada tidak mampu menyerap energi benturan secara optimal.
Menurut Marquez, komposisi batu kerikil di area run-off justru membuat motor dan tubuh pembalap memantul secara tidak terkendali. Kondisi ini diperparah dengan kecepatan tinggi yang masih terbawa saat memasuki gravel trap.
Rentetan Crash di Tikungan Kunci
Beberapa pembalap mengalami kecelakaan di tikungan 5, 7, dan 11 sepanjang akhir pekan balapan. Insiden-insiden ini terjadi tanpa kontak dengan pembalap lain, mengindikasikan masalah pada karakteristik lintasan.
Marquez menyebut kombinasi aspal baru dan tata letak gravel yang ketinggalan zaman menjadi faktor utama. "Kami tidak bisa terus menerus mengambil risiko seperti ini," tambahnya.
Desakan untuk Perubahan Segera
Pembalap berusia 33 tahun itu mendesak penyelenggara dan FIM untuk segera mengevaluasi standar keselamatan di Assen. Ia mencontohkan sirkuit lain yang telah beralih ke material penyerap benturan modern seperti aspal berpori atau gravel khusus.
"Ini bukan soal siapa yang salah, tapi bagaimana mencegah tragedi di masa depan," ujar Marquez. Permintaan ini mendapat dukungan dari beberapa pembalap lain yang juga mengalami insiden serupa.
Respons Penyelenggara dan Langkah Selanjutnya
Pihak Sirkuit Assen belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan Marquez. Namun, sumber internal menyebutkan evaluasi teknis akan dilakukan dalam waktu dekat bersama perwakilan pembalap.
MotoGP Belanda 2026 sendiri menyisakan catatan kelam dengan jumlah kecelakaan tertinggi dalam satu akhir pekan dalam tiga tahun terakhir. Jika perubahan tidak segera dilakukan, Marquez mengancam akan memboikot balapan di Assen pada musim depan.