John Malkovich Sebut Kampanye Oscar Satu-satunya Cara Tarik Penonton ke Bioskop

Penulis: Gunawan Susilo  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:02:31 WIB
Aktor John Malkovich menghadiri sesi talkshow BFI London Film Festival untuk mempromosikan film terbarunya, Wild Horse Nine.

SULAWESI TENGAH — John Malkovich menilai kampanye penghargaan Oscar kini jadi satu-satunya cara menarik penonton kembali ke bioskop. Aktor berusia 72 tahun itu menyampaikannya dalam sesi talkshow BFI London Film Festival, tempat ia mempromosikan film terbaru Wild Horse Nine bersama sutradara Martin McDonagh. Ia juga menyinggung soal momentum nominasi Oscar yang disebut-sebut mengincar namanya.

Aktor kawakan Hollywood John Malkovich menyadari betul posisinya kini berada di jalur penghargaan bergengsi. Meski begitu, sorotan bertubi-tubi menjelang musim awards tidak sepenuhnya cocok dengan kepribadian aslinya. Ia mengaku lebih nyaman berada di balik kamera ketimbang menghadapi rentetan wawancara dan karpet merah.

Malkovich sedang berada di awal perjalanan awards untuk film Wild Horse Nine garapan Martin McDonagh. Penampilannya dalam film itu disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang kariernya dan hampir pasti mengunci nominasi Oscar. Ini bukan nominasi pertama baginya, karena ia pernah diakui pada 1985 dan 1994 lewat Places in the Heart serta In the Line of Fire.

Perubahan Lanskap Industri Film

Dalam sesi talkshow di BFI London Film Festival, Malkovich menuturkan bahwa lanskap bisnis film sudah berubah total dibanding era 1990-an. Saat itu, menurut dia, film bisa meraup keuntungan bahkan sebelum malam Oscar digelar. Kini kondisinya berbalik.

"Sekarang, [menang Oscar] sepertinya jadi satu-satunya cara membuat orang benar-benar pergi ke bioskop," ujar Malkovich seperti dikutip dari sesi tersebut.

Ia menilai industri film dulu menempati posisi budaya yang sangat tinggi, meski menurutnya tidak sepenuhnya layak. Sebab, tidak banyak film sekelas Chinatown atau The Godfather dan The Godfather II yang benar-benar lahir di era itu. Kini kampanye penghargaan menjadi jalan panjang yang menyita berbulan-bulan.

Kisah di Malam Oscar Pertama

Malkovich sempat mengenang pengalaman pertamanya menghadiri Oscar pada 1985, saat ia dinominasikan lewat Places in the Heart. Ketika itu ia berada di dalam mobil dan bertanya kepada manajernya, Phyllis, apakah bisa masuk lewat pintu samping.

"'Sayang, ini Oscar,'" ujar Malkovich menirukan respons manajernya. "Tidak ada pintu samping!"

Cerita itu disambut tawa seluruh hadirin. Menurut Malkovich, reaksi itulah yang menggambarkan kepribadian aslinya saat menghadapi gempuran perhatian. Meski begitu, ia mengaku sudah dewasa dan menerima bahwa kampanye awards adalah bagian dari bisnis film saat ini.

Saat ditanya apakah kondisi itu membuatnya patah hati, Malkovich menjawab dengan santai. "Tidak, karena saya sudah berusia 72 tahun. Segalanya berubah. Saya tidak suka berpikir, 'Segalanya tidak seperti dulu lagi.' Semuanya memang berubah, dan kamu ikut berubah atau mati. Saya memilih ikut berubah," katanya.

Sinopsis Wild Horse Nine

Wild Horse Nine dibintangi Malkovich dan Sam Rockwell sebagai Chris dan Lee, dua mitra lama CIA yang bertugas di Santiago, Chile. Keduanya dikirim ke Pulau Paskah oleh kepala biro mereka yang diperankan Steve Buscemi.

Di tengah latar patung Moai yang surealis, keduanya mulai berhadapan dengan masa lalu kelam yang mereka bagi. Chris lantas membangun ikatan tak terduga dengan dua mahasiswa Chile pemberontak yang diperankan Mariana di Girolamo dan Ailín Salas. Pertemuan itu mengancam merusak persahabatan kedua agen sekaligus konspirasi yang menjerat mereka.

Premiere film ini digelar di BFI London Film Festival pada Jumat malam. Malkovich, Rockwell, dan McDonagh hadir di acara karpet merah tersebut.

Soal Isu Pembunuhan JFK

Malkovich juga ditanya soal tema yang berulang dalam banyak filmnya, yakni pembunuhan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy. Dalam Wild Horse Nine, karakternya diisyaratkan punya peran besar dalam kematian mantan presiden tersebut.

Ketika diminta pendapat pribadinya soal peristiwa itu, Malkovich menjawab singkat. "Saya tahu apa yang tidak terjadi adalah apa yang mereka bilang terjadi," ujarnya.

Pujian untuk McDonagh dan Rockwell

Malkovich menyebut McDonagh sebagai penulis hebat dan sutradara yang lugas serta baik hati. Ia mengaku mendapat arahan menarik saat syuting salah satu adegan berkarakter besar. "Dia datang dan bilang, 'Lebih seperti David Attenborough.' Itu salah satu catatan terbaik, dan saya tidak melakukannya dengan baik," kenangnya.

Soal Rockwell, Malkovich melontarkan perumpamaan khas. Ia menyebut rekannya itu seperti pelatih di SeaWorld yang memberi makan ikan ke hiu. Menurutnya, Rockwell adalah kolega dan aktor yang luar biasa, serta bisa mengambil arah apa pun dalam sekejap.

Malkovich mengaku bukan orang yang politis, tetapi menilai Wild Horse Nine sangat eksistensial dan menggugah soal tema kesedihan serta kematian. Ia juga sempat membahas perjalanan kariernya, dari Dangerous Liaisons, kerja sama dengan Clint Eastwood, hingga keterlibatannya di Being John Malkovich pada 1999.

Baginya, membaca skenario yang benar-benar brilian adalah hal langka. "Sangat jarang membaca skenario hebat dan membuat film yang benar-benar bagus. Kamu bisa bekerja sekeras apa pun dan memberi penampilan menarik, tapi kalau filmnya tidak bagus, itu sama sekali tidak berarti," tuturnya.

Perjalanan awards Wild Horse Nine masih panjang, dan posisi Malkovich di bursa nominasi Oscar akan jadi salah satu sorotan utama musim penghargaan tahun ini.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: hollywoodreporter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top