TOLI-TOLI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat, tepatnya 30 kilometer timur laut Toli-Toli. Episenter terletak pada koordinat 1,09 Lintang Utara dan 120,92 Bujur Timur.
Gempa yang terjadi pukul 07.32 WIB ini tergolong dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer. BMKG mencatat guncangan mencapai skala intensitas II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI).
Pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara pada skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah — warga menggambarkannya seperti ada truk besar yang melintas.
"Gempa (UPDATE) Mag:3.8, 17-Jul-26 07:32:50 WIB, Lok:1.09 LU, 120.92 BT (Pusat gempa berada di darat 30 km timur laut Toli-Toli), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II-III Toli-Toli," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga yang merasakan guncangan diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggalnya untuk memastikan tidak ada retakan yang membahayakan.
Wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Toli-Toli, memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa akibat pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif. Gempa dangkal dengan magnitudo kecil seperti ini kerap terjadi dan biasanya tidak menimbulkan dampak struktural yang serius.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan akan memberikan informasi terbaru jika terjadi gempa susulan.