SULAWESI TENGAH — Bermain di bawah tekanan sejak menit awal, Cape Verde tampil dengan organisasi pertahanan yang solid. Spanyol melepaskan total 23 tembakan, namun delapan di antaranya mengarah ke gawang. Semuanya gagal berkat aksi gemilang kiper Vozinha.
Vozinha menjadi bintang di bawah mistar. Penyelamatan demi penyelamatan ia lakukan untuk menggagalkan peluang emas Alvaro Morata dan Pedri. Kegagalan Spanyol mengonversi peluang menjadi gol membuat mereka harus puas berbagi satu poin di laga pembuka.
Eks manajer Liverpool, Juergen Klopp, yang duduk sebagai pundit MagentaTV, memberikan pujian tinggi. “Ini salah satu laga yang paling menghibur,” buka Klopp. “Cape Verde bermain dengan sistem low-block dan mereka melakukannya sangat baik. Sangat impresif,” tambahnya.
Klopp mengingatkan bahwa Piala Dunia selalu penuh kejutan. Ia menekankan pentingnya mentalitas pantang menyerah dan disiplin taktik. “Banyak orang mengira Spanyol akan menang mudah dan banyak gol. Namun, sepakbola selalu penuh kejutan apalagi di turnamen sebesar Piala Dunia ini,” tutupnya.
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H semakin terbuka. Spanyol wajib menang di laga berikutnya, sementara Cape Verde membuktikan diri sebagai tim yang patut diperhitungkan.