PALU — Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah akan mempertemukan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Kota Palu mengirimkan 58 peserta, terdiri atas 29 putra dan 29 putri, untuk bersaing di berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfiz, hingga cabang lainnya.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQ bukanlah sekadar mengikuti perlombaan. "Ini merupakan amanah besar untuk membawa nama baik Kota Palu sekaligus menjadi duta-duta Al Quran yang akan menampilkan kemampuan terbaik dan akhlak yang mulia," ujarnya di Palu, Jumat (waktu setempat), saat melepas kafilah.
Imelda menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Palu, Kementerian Agama Kota Palu, para pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan dan persiapan peserta. Menurutnya, tradisi pembinaan Al Quran di Kota Palu selama ini berjalan dengan baik dan membanggakan.
Imelda menjelaskan, MTQ tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wahana memperkuat syiar Islam dan menanamkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan masyarakat. Ia berharap melalui kegiatan ini, lahir semakin banyak generasi Qurani yang cerdas, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.
Pemerintah Kota Palu berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi nilai sportivitas, menjaga nama baik daerah, serta mengharumkan Kota Palu di tingkat provinsi. Imelda juga mendorong para kafilah untuk mempertahankan prestasi yang selama ini diraih Kota Palu dalam ajang MTQ tingkat provinsi.
MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah akan digelar di Kabupaten Sigi. Ajang ini menjadi panggung bagi para qari dan qariah terbaik dari berbagai daerah untuk unjuk kemampuan dalam membaca, menghafal, dan memahami Al Quran.