Bawaslu Banggai Gandeng PWI Perkuat Pengawasan Partisipatif Lewat Media

Penulis: Hendra Wijaya  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:21:31 WIB
Bawaslu Banggai dan PWI bersinergi perkuat pengawasan partisipatif pemilu melalui media.

LUWUK — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banggai resmi menjalin kolaborasi lebih erat dengan insan pers guna memastikan transparansi penyelenggaraan pemilu di daerah tersebut. Langkah ini diwujudkan melalui agenda diskusi bersama jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai pada Rabu (6/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Banggai tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Banggai Ridwan, bersama empat anggota komisioner lainnya, yakni Arkamulhak Dayanun, Zulkifli Sandagang, Nizlawati M.S. Kono, dan Rahman Sangkota. Kehadiran jajaran lengkap ini menegaskan komitmen lembaga pengawas dalam membangun komunikasi dua arah dengan media massa.

Media sebagai Fungsi Check and Balance Pemilu

Ketua Bawaslu Banggai, Ridwan, menyatakan bahwa media memiliki peran krusial yang melampaui sekadar penyampai informasi. Menurutnya, pers merupakan pilar penting dalam melakukan fungsi kontrol terhadap seluruh tahapan pemilu yang sedang berjalan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap Bawaslu dan media dapat terus bersinergi. Tidak hanya saat momentum tertentu, tetapi juga dalam membahas isu-isu strategis terkait demokrasi di Kabupaten Banggai," ujar Ridwan di hadapan pengurus PWI Banggai.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif wartawan dalam mengawal regulasi pemilu akan membantu masyarakat memahami proses demokrasi secara lebih jernih. Hal ini penting mengingat dinamika politik yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dorong Edukasi Politik Lewat Konten Visual dan Podcast

Menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, Bawaslu Banggai mulai melirik pemanfaatan platform digital yang lebih interaktif. Ridwan menyoroti pentingnya menyajikan data pemilih berkelanjutan dan informasi kepartaian dalam format yang lebih segar.

Salah satu poin yang dibahas adalah peluang kolaborasi dalam platform podcast milik PWI Banggai. Ridwan menilai konten visual dan audio memiliki daya tarik lebih tinggi bagi pemilih muda di era digital saat ini.

"Di era sekarang, masyarakat lebih tertarik pada konten visual. Ini menjadi peluang bagi kita untuk menyampaikan edukasi politik, termasuk soal data pemilih berkelanjutan dan informasi kepartaian," tuturnya.

Respons PWI Terkait Keterbukaan Informasi Publik

Ketua PWI Banggai, Abdul Saleh, menyambut baik inisiatif Bawaslu yang membuka ruang diskusi rutin bagi jurnalis. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi dari penyelenggara pemilu adalah kunci utama dalam menghasilkan produk jurnalistik yang edukatif bagi warga Banggai.

"Pada prinsipnya, kami siap mendukung Bawaslu dalam menyampaikan informasi kepada publik. Kolaborasi ini penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan edukatif," kata Abdul Saleh singkat.

Senada dengan hal tersebut, penasehat PWI Banggai Iskandar Djiada yang turut hadir dalam pertemuan, memberikan perspektif mengenai pentingnya menjaga integritas informasi di tengah derasnya arus hoaks saat tahapan pemilu berlangsung.

Kegiatan yang dipandu oleh Arkamulhak Dayanun selaku Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Fokus utama diskusi mencakup penguatan pengawasan partisipatif untuk memastikan pemilu di Kabupaten Banggai berjalan lebih transparan, profesional, dan berintegritas.

Reporter: Hendra Wijaya
Back to top