Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka peluang besar bagi polisi wanita untuk menduduki kursi tertinggi di institusi kepolisian, seraya meminta seluruh Polwan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Pesan itu disampaikan saat membuka The 63rd International Association of Women Police Annual Training Conference 2026 di Badung, Bali, yang mempertemukan 450 peserta dari 43 negara. Indonesia tampil sebagai delegasi terbesar dengan 164 peserta.
BADUNG — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menyatakan Polri suatu hari nanti bisa dipimpin oleh seorang polisi wanita. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pembukaan The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026).
Menurut Kapolri, sejumlah negara mitra telah lebih dulu menempatkan perempuan di puncak kepemimpinan kepolisian. Ia menyebut Australia, Belanda, dan Barbados sebagai contoh.
"Suatu hari nanti, Polri mungkin saja dipimpin oleh seorang polwan, sebagaimana telah ditunjukkan oleh negara-negara mitra kita, termasuk Australia, Belanda, dan Barbados," kata Kapolri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Minggu.
450 Peserta dari 43 Negara, Indonesia Kirim Delegasi Terbesar
Konferensi tahunan IAWP edisi ke-63 itu diikuti 450 peserta yang berasal dari 43 negara. Indonesia mengirim 164 peserta, jumlah terbesar dalam forum tersebut.
Delegasi terbanyak berikutnya adalah Tanzania dengan 48 peserta, Kanada 36 peserta, Amerika Serikat 19 peserta, Inggris 18 peserta, dan Australia 16 peserta.
Kapolri menegaskan setiap Polwan harus mendapat kesempatan setara untuk berkembang hingga mencapai jenjang kepemimpinan tertinggi. Ia menilai perempuan bukan hanya bagian dari perubahan, melainkan juga punya kapasitas memimpin perubahan.
29 Ribu Polwan dari 450 Ribu Personel, Kesetaraan Gender Masih Jauh
Perjalanan Polwan Indonesia dimulai sejak 1948. Dari lebih dari 450 ribu personel Polri saat ini, sekitar 6,2 persen atau 29 ribu personel merupakan Polwan.
Kapolri mengutip Global Gender Gap Report 2025 yang menyebut dunia masih membutuhkan sekitar 123 tahun untuk mencapai kesetaraan gender sepenuhnya. Angka itu menggambarkan besarnya pekerjaan rumah yang tersisa, termasuk di lingkungan kepolisian.
Komitmen pengembangan Polwan diwujudkan lewat HeForShe Award yang diberikan setiap tahun kepada Polwan berprestasi. Kapolri sendiri menerima penghargaan tersebut dari IAWP pada 2023.
Pesan Kapolri: Perkuat Kemampuan, Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Dalam sambutannya, Kapolri meminta seluruh Polwan tidak berhenti meningkatkan kualitas diri. Persiapan menuju posisi strategis, menurut dia, harus dilakukan sejak sekarang.
"Teruslah berupaya mencapai keunggulan, perkuat kemampuan, dan siapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan," ujarnya.
Tema IAWP 2026, Women Leading Global Change, sejalan dengan pesan tersebut. Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman antarnegara soal peran perempuan di institusi kepolisian.