POSO — Rombongan siswa yang didampingi Wakil Kepala Sekolah I Made Aryanto, S.Pd., disambut oleh tim dari PT Poso Energy, termasuk Humas M. Syafri serta tim Engineer dan K3. Sebelum memasuki area operasional, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang wajib dipatuhi selama berada di lingkungan pembangkit.
Dari Ruang Kelas ke Bendungan dan Power House
Setelah sesi pembekalan, siswa menerima materi bertajuk "Pengenalan PLTA" yang mencakup proses konversi energi air menjadi listrik, sejarah pembangunan PLTA Poso, hingga kontribusinya sebesar 515 MW dalam memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Sulawesi. Antusiasme terlihat saat sesi tanya jawab, di mana siswa menanyakan detail teknis seperti fungsi bendungan, sistem turbin, hingga manfaat langsung keberadaan PLTA bagi masyarakat sekitar.
Kunjungan lapangan kemudian membawa siswa melihat langsung fasilitas utama, mulai dari Bendungan (Dam) Poso-1 hingga Power House. Pengalaman observasi ini memberikan pemahaman yang lebih nyata dibandingkan sekadar membaca buku teks di sekolah.
Komitmen Perusahaan pada Pendidikan Daerah
Kepala Bidang Humas PT Poso Energy, M. Syafri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa dan tenaga pengajar SMA Negeri 1 Pamona Barat atas kunjungannya ke PLTA Poso 515 MW. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa mengenai energi terbarukan serta mendorong semangat belajar generasi muda,” ujarnya.
PT Poso Energy menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Poso melalui kegiatan edukatif serupa. Langkah ini sekaligus memperkenalkan pentingnya pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan daerah dan nasional.