Pencarian

Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun Rabu Ini, Antam dan UBS Kini Rp 2,7 Jutaan per Gram

Rabu, 24 Juni 2026 • 17:10:27 WIB
Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun Rabu Ini, Antam dan UBS Kini Rp 2,7 Jutaan per Gram
Harga emas Antam di Pegadaian turun menjadi Rp 2.762.000 per gram pada Rabu pagi.
sehari sebelumnya. ISI:

JAKARTA — Pantauan situs Pegadaian pada pukul 10.21 WIB menunjukkan harga emas Antam turun menjadi Rp 2.762.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.780.000. Emas UBS ikut turun ke Rp 2.647.000 per gram, sementara Galeri24 dibanderol Rp 2.634.000 per gram.

Penurunan ini terjadi setelah harga pada Selasa (25/6) masih bertahan di level yang lebih tinggi. Antam turun Rp 18.000 per gram, sedangkan UBS dan Galeri24 masing-masing turun Rp 24.000 per gram.

Berapa Kisaran Harga per Satuan Berat?

Untuk Antam, harga 0,5 gram tercatat Rp 1.434.000. Ukuran 10 gram dibanderol Rp 27.087.000, dan 100 gram mencapai Rp 270.101.000.

Produk UBS menyediakan variasi berat hingga 500 gram. Harga 0,5 gram UBS Rp 1.430.000, sementara 10 gram Rp 25.820.000. Untuk ukuran 250 gram, harganya Rp 642.460.000.

Galeri24 menjadi satu-satunya produk yang tersedia hingga 1 kilogram. Harga untuk ukuran 1 kilogram tembus Rp 2.552.754.000. Untuk ukuran 5 gram, Galeri24 dibanderol Rp 12.915.000.

Antam di Pegadaian Hanya Sampai 100 Gram

Pegadaian menyediakan tiga merek emas dengan rentang kuantitas berbeda. Emas Antam hanya tersedia hingga 100 gram. Sementara UBS tersedia hingga 500 gram, dan Galeri24 paling lengkap dari 0,5 gram sampai 1 kilogram.

Harga-harga tersebut bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas global. Masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas di Pegadaian disarankan mengecek langsung laman resmi atau aplikasi Pegadaian untuk mendapatkan harga terkini.

Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks