Pemkab Sigi Targetkan 800 Hektare Cetak Sawah Baru, Petani Lindu Diminta Segera Tanam agar Lahan Tak Ditumbuhi Rumput Liar

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:20:01 WIB
Petani di Desa Olu, Kecamatan Lindu, dan Desa Manggalapi, Kecamatan Palolo, diimbau segera mengolah lahan cetak sawah baru seluas 170 hektare.

SIGI — Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas TPHP meminta para petani di Desa Olu, Kecamatan Lindu, dan Desa Manggalapi, Kecamatan Palolo, untuk tidak menunda pengolahan lahan sawah yang baru selesai dicetak. Imbauan ini disampaikan menyusul rampungnya pengerjaan cetak sawah baru tahap kedua di dua desa tersebut, dengan total luas mencapai 170 hektare.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Sigi, Afit Lamakarate, menegaskan bahwa jeda waktu antara selesainya pencetakan lahan dan masa tanam tidak boleh terlalu lama. Jika petani lambat menanam, lahan yang telah dibuka akan cepat ditumbuhi rumput liar yang berpotensi mengganggu pertumbuhan padi.

"Segera mengolah sawah dan mempercepat penanaman ini untuk mencegah tumbuhnya kembali rumput liar di lahan yang telah dibuka tersebut," ujar Afit di Dolo, Rabu.

Luas Lahan dan Target Cetak Sawah di Sigi

Berdasarkan data Dinas TPHP Sigi, pengerjaan cetak sawah baru di Kecamatan Lindu tahap kedua telah mencapai 150 hektare. Sementara itu, di Desa Manggalapi, Kecamatan Palolo, lahan yang berhasil dicetak seluas 20 hektare.

Total target pekerjaan cetak sawah baru di Kabupaten Sigi secara keseluruhan mencapai 800 hektare. Adapun luas lahan pertanian dan hasil validasi Luas Baku Sawah (LBS) di kabupaten tersebut hingga Desember 2024 tercatat mencapai 15.280 hektare.

Bibit dan Alsintan Sudah Difasilitasi Pemkab Sigi

Untuk memastikan proses tanam berjalan cepat, pemerintah daerah mengaku telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para petani. Fasilitas yang diberikan meliputi penyediaan bibit unggul serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung pengolahan lahan.

"Kami sudah minta bantuan bibit dan peralatan penunjang agar petani bisa langsung tanam setelah cetak sawah ini selesai dilakukan," sebut Afit Lamakarate.

Langkah ini diambil agar produktivitas lahan baru bisa langsung dirasakan petani dan tidak ada lahan yang terbengkalai. Dengan adanya dukungan sarana produksi, diharapkan target tanam di lahan cetak baru dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top