SULAWESI TENGAH — Setelah meraup dana segar hingga £237 juta dari penjualan tiga pemain kunci, manajemen Newcastle kini bergerak cepat memburu pengganti di lini tengah. Nama Carlos Baleba muncul sebagai target utama, dengan laporan dari talkSPORT menyebutkan bahwa The Magpies yakin kesepakatan bisa tercapai di angka £65 juta.
Namun, kabar tersebut masih simpang siur. The Daily Mail justru melaporkan bahwa proses transfer ini belum aktif lantaran Baleba masih dalam masa pemulihan cedera ligamen pergelangan kaki. Mereka menyebut situasi ini sebagai "situasi yang perlu dipantau" ketimbang negosiasi yang berjalan.
Baleba bukan nama asing bagi penggemar Premier League. Gelandang asal Kamerun berusia 22 tahun itu telah mencatatkan 92 penampilan di kompetisi kasta tertinggi Inggris sejak bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023. Pengalamannya menjadi nilai jual utama di tengah skuad Newcastle yang kini dipenuhi pemain muda.
Musim panas ini, Newcastle memang telah mendatangkan lima pemain anyar dengan total biaya £136,6 juta. Mereka adalah Ewen Jaouen, Lukas Hornicek, Bazoumana Toure, Sean Steur, dan Aladji Bamba. Masalahnya, kelimanya belum teruji di Premier League karena baru bermain di liga Prancis, Portugal, Jerman, dan Belanda.
Bahkan, hanya Hornicek yang lahir sebelum Olimpiade Musim Dingin 2006. Situasi ini membuat manajemen klub sadar bahwa mereka membutuhkan sosok berpengalaman untuk menstabilkan performa tim.
Kehadiran Baleba dianggap krusial untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Tonali dan Guimaraes. Kepergian dua gelandang andalan itu sempat memicu kemarahan suporter dan menjadi salah satu faktor mundurnya Eddie Howe dari kursi pelatih.
Kini, tugas berat diemban Matthias Jaissle, pelatih anyar yang ditunjuk untuk membangun kembali kepercayaan penggemar. Kehadiran pemain dengan jam terbang tinggi seperti Baleba diharapkan bisa menjadi jembatan antara talenta muda dan kebutuhan instan untuk bersaing di papan atas.
Ketertarikan Newcastle sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, Baleba sempat dikaitkan dengan Manchester United, namun minat setan merah dilaporkan mulai mendingin. Peluang ini coba dimanfaatkan The Magpies untuk mengamankan servis pemain yang juga menjadi incaran sejumlah klub Eropa lainnya.
Pertanyaannya kini, apakah Brighton bersedia melepas salah satu aset berharganya dengan harga £65 juta? Klub asal pantai selatan Inggris itu dikenal keras dalam negosiasi dan jarang melepas pemain kunci di bawah nilai pasar. Musim panas ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Newcastle membangun skuad baru.