SULAWESI TENGAH — Menggunakan fitur ini sangatlah mudah. Buka aplikasi "Create Watch Face", pilih opsi "create your own", lalu masukkan perintah teks atau suara. Prosesnya memakan waktu sekitar 10 hingga 30 detik dan membutuhkan koneksi internet yang stabil.
Namun, ada satu masalah yang mengganggu. Dalam pengalaman saya, sekitar satu dari lima kali percobaan, aplikasi menolak perintah yang saya berikan. Penolakan ini sering terjadi jika perintah terlalu rumit, sulit dipahami, atau saat koneksi internet sedang lemah. Hambatan awal ini cukup membuat frustrasi.
Saya mencoba beberapa perintah untuk menguji kemampuan AI ini. Perintah pertama saya adalah "Teddy bears and laser beams". Hasilnya? Saya melihat sesuatu yang lebih mirip sereal Cheerios bergaya album Pink Floyd daripada beruang teddy dengan laser. Aplikasi ini terlalu fokus pada kata pertama dari perintah Anda sebagai dasar tekstur desain, sehingga hasilnya sering melenceng dari yang diminta.
Perintah kedua, "A raging river with jumping orange salmon", menghasilkan visual yang sedikit lebih menarik secara estetika. Namun, hasilnya tetap terlihat seperti ikan koi clip-art, bukan salmon yang melompat di sungai deras.
Kekecewaan terbesar saya adalah ketika menyadari bahwa semua watch face yang dihasilkan sepenuhnya statis. Saya berharap bisa membuat watch face dengan elemen bergerak, seperti ikan yang berenang, tapi fitur ini tidak mendukung animasi sama sekali. Saya sudah mencoba perintah seperti "Fish actively swimming in a stream", tapi tetap saja hasilnya gambar diam.
Jawaban singkatnya: mungkin, untuk acara-acara tertentu. Setelah semua percobaan, saya justru menyimpulkan bahwa Google sudah menyediakan banyak watch face gratis yang jauh lebih kaya fitur dan menarik daripada hasil generasi AI ini.
Fitur AI watch face ini terasa lebih seperti gimmick daripada fitur yang benar-benar berguna. Hasilnya yang generik dan sering tidak sesuai perintah membuatnya sulit direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari. Mungkin fitur ini akan terasa menyenangkan untuk momen-momen spesial, seperti menghadiri konvensi penggemar ikan koi, tapi untuk pemakaian normal, saya akan tetap menggunakan watch face bawaan yang lebih fungsional.
Kelebihan:
- Proses pembuatan yang mudah dan cepat.
- Konsep personalisasi yang menarik.
- Enam opsi variasi untuk setiap perintah yang diberikan.
Kekurangan:
- Hasil sering tidak sesuai dengan perintah yang diberikan.
- Watch face yang dihasilkan selalu statis, tanpa animasi.
- Sering menolak perintah yang rumit atau saat koneksi lemah.
- Hasilnya terasa generik dan kurang menarik dibandingkan watch face bawaan.
- Butuh koneksi internet untuk bisa digunakan.
Verdict: Fitur AI watch face di Pixel Watch 5 adalah tambahan yang menarik tapi gagal dieksekusi dengan baik. Hasilnya yang tidak konsisten dan kurang personal membuatnya terasa seperti fitur pelengkap yang tidak esensial. Untuk pengguna yang menginginkan kustomisasi, watch face bawaan Google masih menjadi pilihan yang jauh lebih baik.