SULAWESI TENGAH — Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max versi global dikabarkan memakai baterai lebih kecil dibanding varian China yang meluncur September lalu. Bocoran terbaru juga menyebut harga kedua ponsel di Eropa akan lebih tinggi, sehingga calon pembeli di luar China perlu menimbang ulang ekspektasi spesifikasi dan anggaran.
Bocoran terbaru dari industri mengindikasikan Xiaomi menyiapkan strategi berbeda untuk pasar global ketimbang China pada lini Xiaomi 18. Varian domestik lebih dulu diperkenalkan pada September, sementara versi internasional baru akan menyusul.
Perbedaan utamanya terletak pada kapasitas baterai. Menurut laporan yang beredar, Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max yang dijual di luar China akan mengusung sel berkapasitas lebih kecil dari versi dalam negeri. Sayangnya, laporan belum menyertakan angka pasti berapa selisih kapasitasnya.
Baterai Versi Global Lebih Kecil
Isu ini menjadi sorotan karena baterai termasuk spesifikasi yang paling dicermari konsumen kelas flagship. Pengguna di China biasanya mendapat sel berkapasitas lebih besar, sementara varian global kerap dikompromikan untuk menyesuaikan regulasi, sertifikasi, atau strategi biaya.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi soal angka kapasitas baterai versi global. Laporan hanya menyebut bahwa varian internasional tidak akan menyamai kapasitas varian China.
Harga di Eropa Ikut Naik
Selain baterai, bocoran menyebut harga Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max di Eropa lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Kenaikan ini diduga berkaitan dengan biaya komponen dan posisi kedua ponsel sebagai flagship kelas atas.
Belum ada nominal harga yang dirinci dalam laporan. Sebagai gambaran, lini Xiaomi 18 di China sendiri baru diperkenalkan September lalu, sehingga patokan harga global belum bisa dipastikan.
Spesifikasi Masih Minim Informasi
Bahan bocoran belum mengungkap detail lain seperti chipset, layar, atau konfigurasi kamera untuk versi global. Informasi yang tersedia sejauh ini hanya menyangkut baterai dan indikasi harga.
Konsumen yang menanti kehadiran lini Xiaomi 18 di Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman resmi. Xiaomi belum memastikan jadwal peluncuran global maupun daftar negara yang akan kebagian.
Dampak ke Calon Pembeli
Jika bocoran ini akurat, pembeli di luar China harus menerima dua kompromi sekaligus: baterai lebih kecil dan harga lebih mahal. Kombinasi ini berpotensi memengaruhi daya tarik Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max di pasar global, termasuk Eropa.
Bagi pengguna yang mementingkan daya tahan baterai, perbandingan langsung dengan kompetitor flagship lain akan jadi pertimbangan penting begitu spesifikasi resmi keluar.
Lini Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max tetap layak ditunggu bagi pengguna yang menginginkan ponsel kelas atas dengan ekosistem Xiaomi. Namun keputusan pembelian sebaiknya diambil setelah Xiaomi merilis spesifikasi dan harga resmi untuk masing-masing negara.