SULAWESI TENGAH — Microsoft PowerToys menyimpan tiga alat yang membuat pengguna Windows enggan menghapusnya setelah mencoba Command Palette. Selain peluncur aplikasi cepat, ada fitur pengelola jendela, pengubah nama file massal, dan penyalin teks dari gambar yang jarang dibahas media. Tiga alat ini paling terasa manfaatnya bagi pengguna yang bekerja multitasking di layar lebar.
Command Palette memang jadi pintu masuk banyak orang mengenal PowerToys. Aplikasi open source Microsoft ini menawarkan peluncur perintah cepat yang bisa menggantikan Windows Search dan Start menu sekaligus. Namun setelah dipakai harian, tiga alat lain di dalamnya justru yang paling sering dibuka.
FancyZones: Tata Letak Jendela Tanpa Seret Manual
FancyZones memungkinkan pengguna membagi layar menjadi beberapa zona tetap, lalu menempatkan jendela aplikasi ke zona tersebut dengan pintasan keyboard. Alih-alih menyeret jendela ke tepi layar satu per satu, cukup tekan kombinasi tombol dan jendela langsung menempel di posisi yang diinginkan.
Fitur ini paling berguna di monitor ultrawide atau setup dua layar. Pengguna yang rutin membuka browser, editor teks, dan aplikasi chat bersamaan bisa menyimpan template zona sesuai alur kerja. Setiap template bisa dipanggil ulang tanpa perlu mengatur ulang tata letak dari awal.
PowerRename: Ganti Nama Banyak File Sekaligus
PowerRename menyelesaikan masalah klasik pengguna Windows yang punya puluhan atau ratusan file dengan nama berantakan. Alat ini memungkinkan pencarian dan penggantian teks massal, penambahan nomor urut, hingga pengubahan format huruf di banyak file dalam satu kali eksekusi.
Prosesnya berjalan lewat menu klik kanan di File Explorer. Sebelum eksekusi, pengguna bisa melihat pratinjau hasil perubahan nama sehingga tidak ada file yang salah ganti. Fitur ini menghemat waktu dibanding mengganti nama file satu per satu, terutama untuk pekerja yang mengelola arsip foto, dokumen, atau aset desain.
Text Extractor: Salin Teks dari Gambar dan Video
Text Extractor mengambil teks yang ada di dalam gambar, tangkapan layar, atau video lalu menyalinnya ke clipboard. Pengguna cukup menekan pintasan, menandai area yang ingin dibaca, dan teks langsung tersalin tanpa perlu membuka aplikasi OCR terpisah.
Alat ini berguna saat menemukan kode error di tangkapan layar, kutipan dari presentasi, atau teks di video tutorial yang tidak bisa diblok. Hasil salinan bisa langsung ditempel ke dokumen atau kolom pencarian. Untuk pengguna yang sering bekerja dengan referensi visual, fitur ini menghilangkan kebutuhan mengetik ulang secara manual.
Kenapa Tiga Alat Ini Lebih Sering Dipakai
Command Palette unggul untuk membuka aplikasi dan menjalankan perintah cepat. Namun FancyZones, PowerRename, dan Text Extractor menyentuh pekerjaan yang lebih spesifik dan berulang. Ketiganya aktif di latar belakang dan hanya muncul saat dipanggil, sehingga tidak membebani memori secara signifikan.
PowerToys tersedia gratis lewat Microsoft Store dan GitHub. Aplikasi ini berjalan di Windows 10 versi 1809 ke atas serta Windows 11. Pengguna bisa mengaktifkan atau menonaktifkan setiap alat secara terpisah sesuai kebutuhan.
Kapan Sebaiknya Pakai Alternatif Lain
Sebagian pengguna memilih Raycast karena ekosistem ekstensi buatan komunitas dan integrasi AI yang lebih dalam. Raycast memang menawarkan fitur peluncur perintah yang lebih agresif dalam hal otomatisasi. Meski begitu, PowerToys tetap jadi pilihan karena gratis, open source, dan terintegrasi langsung dengan Windows tanpa perlu langganan.
Bagi pengguna yang baru mengenal istilah ini, PowerToys adalah kumpulan utilitas resmi Microsoft untuk menambah fungsi Windows yang belum ada secara bawaan. Setiap alat di dalamnya berdiri sendiri, jadi pengguna bisa memakai hanya yang relevan dengan pekerjaan harian.
Pengguna yang sering bekerja dengan banyak jendela, file, atau referensi visual paling diuntungkan oleh tiga alat ini. Sementara pengguna yang hanya butuh peluncur aplikasi cepat bisa tetap memakai Command Palette tanpa menyentuh fitur lain.