DONGGALA — Pelayanan KB yang biasanya harus ditempuh ke Puskesmas atau klinik berbeda, kini bisa didapatkan warga Balaesang secara bersamaan dengan pemeriksaan kehamilan (ANC) dan imunisasi. Semua layanan itu disatukan dalam satu lokasi di RSUD Pendau Tambu, Kecamatan Balaesang, beberapa waktu lalu.
Mengapa Layanan KB Digabung dengan Imunisasi dan ANC?
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Syahriar, M.Kes, yang membuka acara mewakili Gubernur, mengatakan integrasi ini untuk memudahkan akses masyarakat. "Jadikan momentum ini sebagai refleksi atas pekerjaan kita selama ini. Terima kasih kepada teman-teman bidan yang terus berkomitmen dan berkeinginan untuk bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ucap Syahriar dalam sambutannya.
Dengan sistem satu atap, warga tidak perlu lagi bolak-balik ke fasilitas kesehatan berbeda untuk urusan kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang anak. Ini menjadi solusi bagi ibu-ibu di daerah yang waktu dan biaya transportasinya terbatas.
BKKBN Sulteng Dukung Kolaborasi Lintas Sektor
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, S.TP., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menandai penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi bidan, dan tenaga kesehatan. Menurut Nuryamin, layanan KB yang terintegrasi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, konsultasi, dan pelayanan kesehatan reproduksi secara lebih menyeluruh.
Integrasi ini juga menjadi strategi percepatan penurunan stunting. Dengan satu kali kunjungan, ibu hamil bisa diperiksa kesehatannya sekaligus mendapatkan alat kontrasepsi pasca persalinan jika diperlukan. Anak balita pun bisa diimunisasi tanpa harus antre di loket berbeda.
Target: Wujudkan Keluarga Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Kegiatan HUT ke-75 IBI mengusung tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan Indonesia: Memperkuat Kepemimpinan dalam Pelayanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak untuk Mengawal Generasi Emas 2045 (One Million More Midwives).” Tema ini menekankan peran bidan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Kolaborasi antara Pemda Donggala, Dinkes Provinsi, BKKBN, dan IBI diharapkan bisa direplikasi di kecamatan lain di Sulawesi Tengah. Pelayanan terpadu seperti ini dinilai efektif menjangkau ibu dan anak di daerah terpencil yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan reproduksi secara komprehensif.