PARIGI — Polres Parigi Moutong tidak hanya bertugas menjaga keamanan. Buktinya, mereka turun langsung mendorong sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga. Bantuan sarana pertanian itu diserahkan langsung oleh Kapolres AKBP Hendrawan A.N. di Parigi, Senin lalu.
Bantuan untuk Petani, dari Benih hingga Mesin Tanam
Paket bantuan yang disalurkan cukup variatif. Selain benih jagung dan sayuran, polisi juga memberikan pupuk, kotak pendingin (coolbox), serta satu unit mesin penanam benih jagung. Semua itu diberikan kepada kelompok tani yang ada di wilayah hukum Polres Parigi Moutong.
Kapolres mengatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremonial. "Penyaluran bantuan alat dan sarana pertanian ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Polres Parigi Moutong dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan para petani," ujarnya dalam keterangan yang diterima ANTARA.
Mengapa Polisi Turun ke Sektor Pertanian?
AKBP Hendrawan menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, sangat diperlukan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu petani meningkatkan efektivitas pengolahan lahan. Dengan alat dan benih yang lebih baik, proses produksi pertanian diharapkan bisa lebih cepat dan hasil panen pun meningkat. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat akan terdongkrak.
Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda untuk Ketahanan Pangan
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat". Polres Parigi Moutong berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.
Ke depan, Polri akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. "Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Kapolres.