Pencarian

Wagub Sulteng Reny Lamadjido Ingatkan Higienitas Makanan ke Pengusaha Jasa Boga: Sajian Sehat dan Bersih Kunci Program Gizi

Rabu, 20 Mei 2026 • 17:38:01 WIB
Wagub Sulteng Reny Lamadjido Ingatkan Higienitas Makanan ke Pengusaha Jasa Boga: Sajian Sehat dan Bersih Kunci Program Gizi
Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido menekankan pentingnya higienitas makanan dalam mendukung program gizi.

PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menekankan bahwa urusan higienitas makanan bukan sekadar soal kualitas produk, melainkan menyangkut langsung kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan hal ini saat membuka Rakerda VI DPD APJI Sulteng di Sriti Convention Hall, Rabu (20/5/2026).

“Saya sebagai tenaga kesehatan meminta agar aspek higienitas benar-benar menjadi perhatian utama. Program pemenuhan gizi sangat baik, tetapi penyajian makanan juga harus sehat, bersih, dan tepat waktu agar manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak,” ujar Reny dalam sambutannya.

Tanggung Jawab Pelaku Jasa Boga di Tengah Program Gizi Nasional

Menurut Reny, pelaku jasa boga memiliki tanggung jawab besar dalam rantai pemenuhan gizi masyarakat. Ia menilai, tanpa jaminan kebersihan dan standar kesehatan, program-program pemerintah yang tengah digalakkan bisa kehilangan dampak optimalnya.

“Makanan tidak cukup hanya enak di lidah. Harus terjamin kebersihannya dari proses produksi hingga penyajian,” tegasnya di hadapan pengurus dan anggota APJI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

APJI Sulteng Siapkan SDM untuk Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Rakerda yang mengusung tema “Penguatan UMKM dan Jasa Boga dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah” ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi. Ketua DPD APJI Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin, mengungkapkan pihaknya aktif menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi pelaku jasa boga.

Salah satu pelatihan yang disebutkan adalah Chef de Partie, yang menjadi syarat pendukung dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kami ingin anggota APJI siap bersaing dan bisa mengambil peran di program strategis nasional seperti MBG,” kata Imelda.

Ia menambahkan, tema rakerda tahun ini merupakan bagian dari upaya organisasi memperkuat peran pelaku jasa boga dan UMKM agar lebih produktif serta berdaya saing di tengah dinamika ekonomi daerah.

Kuliner Lokal Sulteng Berpeluang Jadi Identitas Daerah

Selain soal kebersihan, Wagub Reny juga mengapresiasi kreativitas pelaku UMKM kuliner di Sulawesi Tengah. Ia menilai inovasi dari sisi tampilan, kemasan, hingga pengembangan makanan khas daerah mulai terlihat.

“Kuliner lokal memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi identitas daerah sekaligus mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Reny menambahkan, di tengah perkembangan zaman yang dinamis, sektor jasa boga dituntut terus bertransformasi. Pelayanan berkualitas, higienitas makanan, inovasi menu, pemanfaatan teknologi digital, hingga kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi faktor utama dalam memenangkan persaingan.

Bagikan
Sumber: netiz.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks