Palu — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyebut Program BERANI Makmur menjadi tumpuan utama dalam mendorong pembangunan sektor tanaman pangan dan hortikultura di daerahnya. Program tersebut diluncurkan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Tanaman Pangan dan Hortikultura se-Sulawesi Tengah di Palu, Jumat (1/5).
Lima Pilar Utama Program BERANI Makmur
Program BERANI Makmur dirancang dengan lima fokus utama untuk mendorong transformasi sektor pertanian Sulawesi Tengah. Pertama, mendorong panen raya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi lahan pertanian. Kedua, pemberdayaan petani prasejahtera serta penanganan stunting di tingkat komunitas pertanian.
Ketiga, penguatan petani milenial yang menjadi generasi baru dalam mengembangkan sektor pertanian. Keempat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui pelatihan dan edukasi berkelanjutan. Kelima, optimalisasi Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Data Valid Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
Reny menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menyediakan data yang akurat terkait potensi tanaman pangan dan hortikultura di masing-masing wilayah. Ia menyatakan, "Kalau ada potensi di daerah, segera sampaikan agar bisa kami dukung secara maksimal."
Data yang valid menjadi kunci dalam perumusan kebijakan serta penyaluran bantuan agar tepat sasaran kepada petani dan komunitas yang membutuhkan. Dengan informasi akurat, pemerintah dapat mengidentifikasi peluang ekonomi pertanian yang belum dimaksimalkan di setiap wilayah.
Durian Sulteng Jadi Unggulan Ekspor Global
Wakil Gubernur juga menyoroti komoditas durian Sulawesi Tengah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi besar di pasar global. Data menunjukkan, pada pertengahan April 2026, Sulawesi Tengah mengekspor 459 ton durian beku senilai Rp42,5 miliar ke Tiongkok.
"Mari kita menggali potensi Sulawesi Tengah dengan berbasis data yang valid," ujar Reny, menekankan pentingnya strategi berbasis informasi untuk memanfaatkan peluang pasar internasional yang menguntungkan.
Inovasi Aplikasi Pertanian untuk Keputusan Berbasis Data
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga meluncurkan inovasi berupa aplikasi SI-GILING (Sistem Informasi Gilingan Padi Terintegrasi) dan Wisma Tani melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi. Aplikasi SI-GILING menyediakan informasi terintegrasi dan real time terkait penggilingan padi, harga gabah dan beras, serta data pertanian lainnya.
Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan membantu petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan berbasis data yang akurat. Dengan teknologi ini, ekosistem pertanian Sulawesi Tengah diharapkan dapat beroperasi lebih efisien dan responsif terhadap dinamika pasar.