SULAWESI TENGAH — Honda memotong harga motor listriknya hingga Rp 25 jutaan di pameran PEVS 2026, dan potongan itu bersifat langsung — bukan cashback yang baru cair berbulan-bulan kemudian. Honda CUV e jadi yang paling banyak dipangkas sehingga bisa ditebus mulai Rp 29 jutaan, sementara ICON e turun Rp 4,9 jutaan jadi Rp 23 jutaan, keduanya berstatus on the road Jakarta. Tapi promo ini punya batas waktu ketat dan ada satu detail kredit yang perlu dicermati sebelum tanda tangan.
Informasi potongan harga datang langsung dari tenaga penjual di booth Honda selama pameran berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Menurut penjual tersebut, skema diskonnya sederhana: pembeli cash cukup membayar harga setelah dipotong, sedangkan pembeli kredit mendapat potongan lewat uang muka.
"Jadi potongan harganya ini bersifat langsung. Kalau beli cash, tinggal dikurangin harganya. Terus kalau beli kredit, tinggal dipotong lewat DP aja. Jadi ambil DP terbesar," ujarnya saat ditemui detikOto di lokasi pameran.
Potongan harga ini tidak berlaku di seluruh dealer Honda. Promo hanya aktif selama pameran Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2026 berlangsung, dengan batas akhir Minggu (1/11). Pembeli yang datang setelah pameran tutup tidak lagi mendapat angka yang sama.
Untuk Honda CUV e, diskon Rp 25 jutaan membuat harga tembus Rp 29 jutaan. Honda ICON e yang dipotong Rp 4,9 jutaan turun ke Rp 23 jutaan. Kedua harga tersebut sudah berstatus on the road Jakarta, jadi belum termasuk biaya balik nama di luar DKI.
Ada insentif tambahan khusus pembeli kredit. Konsumen yang mengambil tenor 35 bulan mendapat potongan tiga bulan cicilan, sehingga total angsuran yang dibayar hanya 32 kali. Hitungannya, potongan DP plus pengurangan tiga bulan cicilan bisa menekan total biaya kepemilikan cukup signifikan.
Pembeli juga mendapat gratis tiga bulan swap baterai di 18 titik penukaran yang tersebar di Indonesia. Fasilitas ini relevan karena CUV e memakai dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang memang dirancang bisa ditukar, bukan diisi ulang di rumah.
CUV e mengandalkan motor listrik DC Brushless dengan tenaga maksimum 6 kW dan torsi 22 Nm. Kecepatan maksimumnya 83 km/jam dengan jarak tempuh hingga 80,7 km. Baterainya dua unit Honda Mobile Power Pack e: berkapasitas masing-masing 29,4 Ah dan bisa ditukar.
ICON e memakai In-Wheel Brushless Motor dengan tenaga maksimum 1,81 kW dan torsi 85 Nm. Kecepatan maksimumnya 55 km/jam dengan jarak tempuh hingga 53 km. Baterai lithium-ion 30,6 Ah 48 V bisa dilepas untuk diisi di rumah, dengan waktu pengisian 0-100 persen mencapai 7 jam 20 menit.
Angka Rp 25 jutaan untuk CUV e terlihat agresif, tapi ada beberapa hal yang tidak disebut dalam promo. Pertama, harga on the road Jakarta berarti pembeli luar DKI perlu menambahkan biaya sendiri. Kedua, gratis swap baterai hanya tiga bulan — setelah itu konsumen harus menghitung ulang biaya berlangganan atau penukaran baterai ke depannya.
Soal performa, CUV e dengan jarak tempuh 80,7 km dan kecepatan 83 km/jam masuk kelas motor listrik menengah yang cocok untuk perjalanan dalam kota, bukan untuk touring. ICON e dengan 53 km dan 55 km/jam lebih pas sebagai motor harian jarak dekat. Pengisian 6 jam untuk CUV e juga perlu dipertimbangkan jika tidak rutin memakai fasilitas swap.
Diskon besar di pameran memang menggoda, tapi keputusan pembelian sebaiknya dihitung dari total biaya kepemilikan jangka panjang, bukan hanya angka potongan di depan mata.