Pegadaian Area Palu Targetkan 10.000 ASN Sulteng Punya Tabungan Emas Lewat Program Keluarga Emas

Penulis: Gunawan Susilo  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:01:02 WIB
Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah, menyampaikan program Keluarga Emas sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Sulawesi Tengah.

PALU — Program Keluarga Emas dijalankan Pegadaian Area Palu sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Sulawesi Tengah. Sasaran program mencakup aparatur sipil negara, mahasiswa, pelajar, hingga keluarga, dengan tujuan membangun budaya menabung dan investasi sejak dini.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah, menyebut program tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan kegiatan bisnis, tetapi juga memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Penghargaan OJK Jadi Validasi Gerakan Literasi

Pegadaian Area Palu menerima penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan atas kontribusi dalam kolaborasi program literasi dan inklusi keuangan bersama pemerintah daerah di Sulteng. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan puncak Bulan Inklusi Keuangan.

"Bagi PT Pegadaian Area Palu, penghargaan dari OJK ini adalah validasi bahwa gerakan literasi kami bersama OJK Sulteng dan Pemprov Sulteng berjalan efektif. Selain itu, kami dinilai OJK karena literasi yang teraktif dan berkelanjutan," ujar Putra, Selasa (27/10/2026).

Menurut Putra, program Keluarga Emas sejalan dengan visi Gubernur Sulteng melalui program BERANI, khususnya BERANI Sejahtera dan BERANI Cerdas.

ASN Emas: Setoran Mulai Rp50 Ribu per Bulan via Payroll

Program turunan ASN Emas diarahkan untuk meningkatkan pemahaman keuangan dan mempersiapkan kesejahteraan ASN, terutama menghadapi masa pensiun. Melalui sinergi dengan Pemprov Sulteng dan BKD, Pegadaian mendorong ASN mulai menabung emas lewat skema payroll dengan setoran mulai Rp50 ribu per bulan.

Selain menabung, ASN didorong memanfaatkan produk cicil emas mulai 1–2 gram per tahun sesuai kemampuan masing-masing. Targetnya, 10.000 ASN di Sulteng memiliki Tabungan Emas selama periode 2026–2027.

Kampus Emas di Untad, Unisa, dan Unismuh Palu

Lewat Kampus Emas, Pegadaian menyasar mahasiswa di tiga perguruan tinggi: Universitas Tadulako, Universitas Alkhairaat Palu, dan Universitas Muhammadiyah Palu. Di Untad, edukasi difokuskan pada literasi investasi, pencegahan pinjaman online ilegal, dan kewirausahaan mahasiswa.

Sementara di Unisa Palu, program diarahkan pada pemberdayaan ekonomi serta literasi keuangan syariah. Adapun Sekolah Emas menyasar pelajar sebagai bagian dari upaya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.

Rangkaian program itu menempatkan Pegadaian Area Palu sebagai mitra pemerintah daerah dalam agenda literasi keuangan Sulteng, dengan ASN sebagai kelompok prioritas yang didorong mulai menyisihkan penghasilan untuk tabungan emas.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top