5 Fakta Menarik TMII yang Jarang Diketahui Wisatawan

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 13:34:31 WIB
Anjungan daerah di TMII dikelola oleh pemerintah provinsi masing-masing.

SULAWESI TENGAH — Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur menyimpan sejumlah fakta yang belum banyak diketahui pengunjung. Mulai dari status tanah, harga tiket kereta gantung, hingga bioskop IMAX pertama di Indonesia, semuanya bisa jadi bahan pertimbangan sebelum berwisata ke kawasan seluas 150 hektare itu.

TMII menawarkan wisata budaya, hiburan, dan satwa dalam satu kawasan. Sebelum menyusun rute, ada baiknya mengenal lima fakta berikut agar kunjungan lebih efisien dan sesuai anggaran.

1. Anjungan Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Anjungan daerah menampilkan budaya puluhan provinsi dalam satu kawasan, lengkap dengan replika rumah adat. Pengelolaan bangunan dan anjungan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing.

Tanahnya dikelola Kementerian Sekretariat Negara lewat perjanjian pinjam pakai yang berlaku sampai 24 Agustus 2028. Kunjungan bisa dilengkapi pertunjukan tari tradisional pada akhir pekan serta pertunjukan air mancur Tirta Cerita di Plaza Promenade sekitar pukul 18.30 WIB, yang bisa disaksikan gratis.

2. Kereta Gantung Punya 81 Kabin dan Tarif Beda Hari Kerja

Kereta gantung menjadi cara melihat taman dan miniatur kepulauan Indonesia dari ketinggian. Wahana ini beroperasi dengan tiga stasiun dan 81 kabin, melayani perjalanan pulang pergi antarstasiun.

Tiketnya dijual terpisah, sekitar Rp 50 ribuan pada hari kerja dan Rp 60 ribuan pada akhir pekan serta hari libur. Selisih harga ini sebaiknya masuk perhitungan anggaran kunjungan.

3. Teater Keong Mas Bioskop IMAX Pertama di Indonesia

Gedung berbentuk keong berwarna emas ini dikenal sebagai bioskop IMAX pertama di Indonesia dan diresmikan pada 20 April 1984. Teater masih beroperasi dengan sistem proyeksi modern dan fasilitas yang diperbarui.

Programnya meliputi animasi pilihan dan film orisinal bertema budaya Indonesia, seperti The Glorious Komodo Island dan Langkah-Langkah Kecil. Tiketnya dijual terpisah dari tiket masuk kawasan.

4. Jagat Satwa Nusantara Menghimpun Empat Wahana Sekaligus

Kompleks ini menampung taman burung, Museum Komodo dan Taman Reptil, Dunia Air Tawar, serta Dunia Serangga dalam satu area. Taman burung memelihara sekitar 2.000 ekor burung dari 218 spesies.

Museum Komodo dan Taman Reptil menghadirkan koleksi reptil Indonesia, termasuk komodo hidup. Tiket kompleks ini dijual terpisah, sama seperti kereta gantung dan Teater Keong Mas, jadi biaya setiap wahana perlu dihitung sendiri-sendiri.

5. Tiket Kawasan dan Jam Operasionalnya Berbeda

Harga tiket kawasan sekitar Rp 25 ribuan pada hari kerja dan Rp 35 ribuan pada akhir pekan serta hari libur nasional. Kawasan bisa dimasuki sejak sekitar pukul 06.00 WIB, sedangkan wahana umumnya baru buka sekitar pukul 09.00 WIB.

Pengendara pribadi bisa lewat Tol Jagorawi. Untuk transportasi umum, tersedia TransJakarta, angkot lokal, dan LRT, dengan shuttle gratis dari Stasiun LRT TMII menuju bagian dalam kawasan.

Lima fakta itu bisa jadi acuan menyusun rute, misalnya mengunjungi anjungan daerah, menaiki kereta gantung, atau menjelajahi Jagat Satwa Nusantara. Perhitungkan tiket tiap wahana secara terpisah agar anggaran kunjungan tidak meleset.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top