SULAWESI TENGAH — Bank Mandiri keluar sebagai Grand Champion Danantara Indonesia CX100 Award 2026, mengalahkan ratusan BUMN lain dalam pemeringkatan pengalaman pelanggan. Penghargaan ini jadi tolok ukur baru transformasi layanan BUMN, dari listrik, kereta api, hingga kesehatan.
Paragraf pembuka: Danantara Indonesia mengumumkan daftar peraih CX100 Award 2026, terdiri dari satu Grand Champion, delapan Sector Champions, dan Top 100. Pengumuman disampaikan di Jakarta, Selasa (13/10/2026), sebagai bagian dari komitmen "Melayani Sepenuh Hati" untuk mendorong perbaikan pelayanan BUMN.
Bank Mandiri tidak hanya menyabet gelar Grand Champion, tapi juga memimpin kategori Financial Services. Di sektor Energy & Public Utilities, PLN keluar sebagai yang terbaik, sementara Angkasa Pura Indonesia menguasai Transportation Infrastructure.
Kategori Transportation Modes diraih KAI, disusul Kereta Api Logistik di sektor Logistics. Rumah Sakit Pelni menang di Healthcare, IAS Hospitality di Tourism & Hospitality, dan Kimia Farma Apotek di Retail.
Daftar ini menunjukkan BUMN dari berbagai sektor bersaing ketat di ranah pelayanan, bukan cuma di laporan keuangan.
Penilaian CX100 memakai kerangka 3E: Effectiveness (ketepatan memenuhi kebutuhan pelanggan), Ease (kemudahan akses layanan), dan Emotion (kenyamanan serta perasaan positif pelanggan). Data dikumpulkan lewat wawancara tatap muka, survei daring, mystery shopping, polling publik, hingga diskusi kelompok terarah.
Proses ini melibatkan perspektif pelanggan, publik, dan Index Committee yang dipimpin Prof. Danang Parikesit untuk kalibrasi metodologi. Expert Committee dari akademisi dan praktisi turut serta mengawal penilaian.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kualitas pelayanan jadi kunci transformasi BUMN untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, transformasi berakar dari perubahan pola pikir dalam memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
"Pelayanan terbaik hadir ketika kita mampu memenuhi, bahkan melampaui, harapan mereka, termasuk memahami kebutuhan yang belum terungkap," ujar Dony dalam keterangan tertulis.
Dony menambahkan, daya saing BUMN ditentukan kombinasi kualitas produk, mutu pelayanan, dan nilai yang dirasakan pelanggan. Kesiapan SDM dan proses bisnis harus diselaraskan untuk menghadirkan pengalaman prima.
Danantara berharap CX100 menciptakan budaya perbaikan layanan berkelanjutan dan pertukaran praktik terbaik antar-BUMN. Dony mengingatkan esensi utama ajang ini adalah komitmen kolektif menjadikan "Melayani Sepenuh Hati" sebagai budaya kerja harian.
"Danantara Indonesia tidak hanya akan dinilai dari laporan keuangan, tetapi juga dari pengalaman masyarakat atas layanan yang kita berikan. BUMN adalah perusahaan milik negara. Karena itu, kita harus memberikan yang terbaik kepada masyarakat," tegas Dony.
Penutup: CX100 Award 2026 menempatkan pengalaman pelanggan sebagai indikator setara kinerja finansial. Bagi delapan juta lebih pelanggan BUMN, hasil pemeringkatan ini jadi sinyal siapa yang paling serius memperbaiki layanan di lapangan.