PAN Camp 2026 di Donggala Resmi Dibuka, Ketua DPW PAN Sulteng Sarifuddin Sudding Peringatkan Kader Soal Disiplin

Penulis: Hendra Wijaya  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11:31 WIB
Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah Sarifuddin Sudding membuka PAN Camp 2026 di Sangganipa Resort, Kabupaten Donggala.

DONGGALA — Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah, Sarifuddin Sudding, mengingatkan seluruh kader bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama dalam berorganisasi, terutama saat partai tengah bersiap menghadapi kontestasi Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka PAN Camp 2026 yang berlangsung di Sangganipa Resort, Kabupaten Donggala, akhir pekan ini.

Sudding menilai, partai politik yang anggotanya tidak patuh pada aturan internal akan sulit meyakinkan masyarakat. “Artinya ketika kita sudah tidak disiplin dalam sebuah organisasi, apalagi namanya partai politik, ini persoalan trust (kepercayaan), bagaimana masyarakat bisa mempercayai partai politik itu ketika anggotanya sendiri tidak menegakkan kedisiplinan,” tegasnya di hadapan para peserta.

Instruksi Tegas untuk Ketua Harian: Beri Surat Peringatan bagi yang Absen

Dalam kesempatan itu, Sarifuddin Sudding secara langsung memerintahkan jajaran pengurus harian untuk bertindak tegas terhadap kader yang tidak hadir tanpa keterangan. Ia bahkan meminta agar surat peringatan segera diterbitkan, tanpa memandang jabatan atau status seseorang di internal partai.

“Yang tidak hadir hari ini setuju diberikan surat peringatan, siapapun dia,” ujarnya. Perintah ini ia sampaikan di depan para ketua DPD PAN se-Sulteng serta anggota legislatif yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Militansi Kader dan Strategi Digital Menyongsong Pemilu 2029

Lebih lanjut, Sarifuddin Sudding mengajak seluruh peserta untuk meninggalkan cara-cara lama yang dinilainya tidak lagi relevan. Ia menekankan bahwa kompetisi politik pada 2029 akan jauh lebih ketat, sehingga diperlukan semangat juang dan militansi yang tinggi dari setiap kader partai.

“Budaya-budaya lama sudah tinggalkanlah, itu tidak laku, apalagi 2029 kompetensinya semakin ketat,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai alat komunikasi politik. Menurutnya, dengan mayoritas masyarakat yang kini mengakses informasi melalui gawai, partai harus aktif meramaikan ruang digital untuk menjangkau pemilih muda.

“Jadi masing-masing ramaikan saja di media, bagaimana partai amanat nasional dan lain-lain, apalagi yang namanya gen Z, pemilu 2029 itu sangat dominan adalah anak-anak muda,” katanya.

Kader dari Daerah hingga Akademisi Hadir sebagai Narasumber

PAN Camp 2026 di Donggala tidak hanya dihadiri oleh pengurus DPW. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PAN, seperti Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa.

Adapun materi selama dua hari pelatihan disampaikan oleh Guru Besar Fisip Untad Muhammad Khairil, Ketua Harian DPW PAN Sulteng Ronny Tanusaputra, serta Konsultan Politik Dendy Susianto. Rangkaian acara ditutup dengan senam bersama dan permainan yang diikuti puluhan peserta. (CAL)

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: sultengterkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top