SULAWESI TENGAH — GIIAS 2026 menjadi panggung bagi Xpeng untuk memperkenalkan dua produk terbarunya, G6 Pro AWD dan New X9, dengan mengusung tema "Physical AI for All". Peluncuran ini menandai setahun kehadiran merek tersebut di Indonesia sejak pertama kali masuk pada 2025.
G6 Pro AWD merupakan varian terbaru dari SUV listrik Xpeng yang sebelumnya sudah hadir dalam versi penggerak roda belakang. Kini, Xpeng menambahkan opsi all-wheel drive untuk menjawab kebutuhan performa dan traksi yang lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Sementara itu, New X9 adalah MPV listrik premium yang menjadi model flagship Xpeng di Indonesia. Mobil ini menawarkan konfigurasi kursi tujuh penumpang dengan fokus pada kenyamanan dan teknologi otonom.
Kedua model sudah mengadopsi platform SEPA 2.0 (Smart Electric Platform Architecture) yang mendukung pengisian daya cepat 800 volt. Xpeng mengklaim pengisian dari 10% ke 80% hanya memakan waktu sekitar 15 menit dengan charger DC ultra-cepat.
Xpeng membanderol G6 Pro AWD dengan harga Rp 799 juta (OTR Jakarta), sedangkan New X9 dijual mulai Rp 1,29 miliar. Harga ini sudah termasuk garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km.
Konsumen sudah bisa melakukan pemesanan di booth Xpeng selama GIIAS 2026 atau melalui dealer resmi yang tersebar di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pengiriman unit diperkirakan mulai November 2026.
Dengan hadirnya G6 Pro AWD dan New X9, Xpeng langsung bersaing dengan model seperti Tesla Model Y, Hyundai Ioniq 5, dan Wuling Air ev di segmen yang sama. Namun, keunggulan Xpeng terletak pada teknologi otonom dan harga yang lebih kompetitif untuk fitur yang ditawarkan.
Setahun beroperasi di Indonesia, Xpeng mencatat penjualan sekitar 2.000 unit untuk model G6 dan P7. Peluncuran dua model baru ini diharapkan bisa menggandakan angka tersebut pada 2027.