Dinas Perkintam Sulteng Luncurkan Program BERANI MOSIBAGI, Warga Diajak Sumbang Perabot Layak Pakai untuk Penerima Bedah Rumah

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 21:46:01 WIB
Warga menyumbangkan perabot rumah tangga layak pakai dalam program BERANI MOSIBAGI di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (14/7/2026).

PALU — Program nasional pembangunan 3 juta rumah layak huni yang dicanangkan pemerintah pusat tahun ini membawa angin segar bagi warga miskin di Sulawesi Tengah. Provinsi ini kebagian jatah 5.977 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada 2026. Namun, Dinas Perkintam Sulteng sadar bahwa rumah baru tanpa isi belum cukup mengubah kualitas hidup penghuninya.

Dari situlah lahir program BERANI MOSIBAGI. Akronim ini merupakan ajakan berbagi—dalam bahasa sehari-hari warga Sulteng, "mosibagi" berarti membagi atau memberi. Kepala Dinas Perkintam Sulteng, Dr. Akris Fatta Yunus, menyampaikan inisiatif ini kepada media di Palu, Rabu (14/7/2026).

Bukan Sekadar Bedah Rumah, Tapi Isi Rumah Juga

Menurut Akris, selama ini program BERANI Bedah Rumah—prioritas unggulan Pemprov Sulteng—fokus merenovasi RTLH bagi warga di desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Artinya, sasaran program adalah kelompok masyarakat paling miskin secara ekonomi.

"Setelah rumah mereka selesai dibedah, kebutuhan isi rumah seperti perabotan dan alat rumah tangga lainnya belum tentu terpenuhi," ujar mantan Kepala Pelaksana BPBD Sulteng itu.

Ia menambahkan, program BERANI MOSIBAGI menjadi wadah partisipasi masyarakat. Bentuknya sederhana: warga yang berkelebihan bisa menyumbangkan barang layak pakai seperti kasur, sofa, lemari, meja, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Target 5.977 Unit Rumah, Data Masih Dikebut

Di sisi lain, pemerintah daerah masih bekerja keras memenuhi kuota yang diberikan pusat. Akris mengungkapkan, hasil rapat bersama kementerian terkait mendorong percepatan penginputan data BNBA RTLH ke aplikasi my PKP. Targetnya jelas: memenuhi 5.977 unit rumah pada tahun ini.

"Realisasi program BERANI Bedah Rumah di Sulteng ini berfokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem melalui renovasi rumah tidak layak huni pada 4 desil," jelas Akris.

Program BERANI MOSIBAGI pun diharapkan menjadi pelengkap yang membuat bantuan rumah terasa lebih utuh. Bukan cuma atap dan dinding baru, tapi juga kursi untuk duduk dan kasur untuk beristirahat.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: trustsulteng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top