PALU — Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 resmi menemui garis akhir. Berdasarkan hasil rekapitulasi nilai akhir kompetisi yang dirilis panitia pelaksana, Kota Palu sukses memuncaki klasemen dengan koleksi 241 poin.
Di bawah Kota Palu, persaingan papan atas berlangsung ketat. Kabupaten Morowali menempati posisi kedua dengan perolehan 219 poin, unggul tipis atas Kabupaten Sigi yang mengumpulkan 150 poin di peringkat ketiga. Kabupaten Banggai mengikuti di urutan keempat dengan 111 poin, sementara Kabupaten Morowali Utara menutup lima besar dengan raihan 102 poin.
Papan rekapitulasi resmi menempatkan Kabupaten Banggai Kepulauan di posisi keenam dengan 86 poin. Disusul Kabupaten Parigi Moutong dengan 81 poin, Kabupaten Donggala 71 poin, dan Kabupaten Tolitoli 57 poin.
Kabupaten Buol tercatat di peringkat ke-10 dengan torehan 51 poin. Sementara itu, tiga posisi terbawah dihuni oleh Kabupaten Banggai Laut (48 poin), Kabupaten Tojo Una-Una (43 poin), dan Kabupaten Poso yang mengumpulkan 6 poin.
Capaian di masing-masing daerah tidak hanya menjadi catatan prestasi, tetapi juga bahan evaluasi untuk pengembangan potensi qari, qariah, hafiz, dan hafizah. Panitia pelaksana menekankan pentingnya penguatan pembinaan berkelanjutan sebagai kunci lahirnya lebih banyak generasi Qurani yang mampu berprestasi di ajang MTQ mendatang.
Kafilah Kabupaten Buol, misalnya, mengumpulkan total 51 poin. Hasil ini dinilai menjadi bagian dari proses pembinaan yang terus berjalan bagi para peserta yang telah mewakili daerahnya di tingkat provinsi tahun ini.
Dengan berakhirnya MTQ XXXI, seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah diharapkan segera melakukan evaluasi internal guna menyusun strategi pembinaan yang lebih terstruktur. Targetnya, tidak hanya memperbaiki peringkat, tetapi juga melahirkan kader-kader unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional pada edisi mendatang. (*)