Studi Maverick dan GridOto: Marketplace Kini Lebih Sering Dirujuk AI daripada Media Berita di Industri Otomotif

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 05:28:01 WIB
AI lebih sering merujuk marketplace daripada media berita dalam industri otomotif pada 2026.

SULAWESI TENGAH — Laporan yang dirilis Senin (9/6/26) itu mencatat total sitasi AI dari earned media—gabungan media berita dan marketplace—naik dari 86,2% pada 2025 menjadi 90,7% pada 2026. Namun komposisinya berubah drastis. Marketplace mencatat kenaikan 5,5 poin persentase, sementara media berita justru kehilangan 4,1 poin.

AI Beralih ke Informasi Praktis untuk Keputusan Pembelian

Studi ini menunjukkan AI tidak lagi sekadar mesin pencari. Ketika menjawab pertanyaan konsumen, AI lebih sering merujuk sumber yang menyajikan ulasan produk, pengalaman pengguna, perbandingan fitur, hingga harga. Marketplace dinilai unggul dalam menyediakan data semacam itu.

Media sosial, terutama YouTube, juga mencatat lonjakan signifikan. Sitasinya melesat dari 0,75% menjadi 9,53%. Artinya, konten video ulasan dan unboxing kini ikut bersaing sebagai rujukan utama AI.

Kemampuan GEO Jadi Faktor Kunci

Salah satu faktor yang disebut dalam laporan adalah kemampuan platform marketplace mengoptimalkan konten untuk Generative Engine Optimization (GEO). Strategi ini membuat informasi mereka lebih mudah ditemukan dan dirujuk oleh AI dibandingkan artikel media berita.

“AI kini berperan sebagai pendamping pengambilan keputusan, bukan sekadar alat cari informasi,” tulis tim riset Maverick Indonesia dalam laporannya. “Konsumen butuh data praktis, dan marketplace menyediakannya secara lebih terstruktur.”

Media Berita Perlu Evaluasi Strategi Konten

Temuan ini menjadi sinyal bagi media berita otomotif untuk mengevaluasi pendekatan mereka. Konten yang terlalu naratif atau berorientasi berita keras tampaknya kurang dioptimalkan untuk dibaca oleh AI. Sebaliknya, data terstruktur seperti tabel spesifikasi, perbandingan harga, dan ulasan pengguna justru lebih bernilai di mata algoritma.

Tanpa adaptasi terhadap GEO, media berita berisiko terus kehilangan peran sebagai sumber rujukan utama—bahkan untuk topik yang selama ini menjadi otoritas mereka.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: gridoto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top