Joe Lubin Bantah Ethereum Foundation dalam Krisis, Sebut Pemangkasan Anggaran sebagai Evolusi yang Diperlukan

Penulis: Hendra Wijaya  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 00:10:01 WIB
Joe Lubin menegaskan pemangkasan anggaran Ethereum Foundation sebagai langkah evolusi yang diperlukan.

Kritik pedas dari komunitas kripto terhadap Ethereum Foundation (EF) akhirnya mendapat respons langsung dari salah satu tokoh paling berpengaruh di balik lahirnya blockchain tersebut. Joe Lubin, yang ikut mendirikan Ethereum dan kini memimpin perusahaan pengembang perangkat lunak Consensys, menegaskan bahwa perubahan internal di EF bukanlah tanda keruntuhan, melainkan bagian dari evolusi yang sudah lama tertunda. Dalam wawancara dengan CoinDesk, Lubin secara terbuka membela langkah EF yang memangkas anggaran, merestrukturisasi tim, dan ditinggalkan sejumlah staf kunci dalam beberapa pekan terakhir.

Pisahkan Urusan Protokol dari Bisnis

Lubin menjelaskan bahwa masalah utama yang selama ini membayangi EF adalah konflik kepentingan antara sisi bisnis dan sisi pengembang inti. Ia berargumen, Ethereum sebagai protokol yang terdesentralisasi membutuhkan lembaga yang benar-benar netral dan tidak bisa diganggu gugat. "Kesempatan terjadinya konflik kepentingan antara sisi bisnis dan para pembangun adalah cara yang tidak kredibel dan tidak netral untuk menjalankan ekosistem protokol terdesentralisasi Anda," kata Lubin.

Menurutnya, peran EF ke depan harus dipersempit secara drastis. Organisasi itu hanya perlu fokus sebagai penjaga teknologi inti dan nilai-nilai fundamental jaringan Ethereum — bukan sebagai mesin komersialisasi. "Apa yang terjadi di EF adalah pembersihan itu," ujarnya, merujuk pada upaya memisahkan tugas pengelolaan protokol dari pengembangan bisnis.

Bukan Satu-satunya Penjaga Ekosistem

Lubin memproyeksikan bahwa ke depan, ekosistem Ethereum tidak akan lagi bertumpu pada satu lembaga dominan seperti EF. Sebaliknya, akan muncul beberapa simpul utama yang masing-masing menjadi penjaga ekosistem dengan spesialisasi berbeda. Model ini, menurutnya, sangat berbeda dengan blockchain lain yang biasanya menggabungkan pengembangan protokol dan strategi komersial di bawah satu atap.

"Akan jelas bahwa akan ada segelintir simpul besar yang menjadi penjaga ekosistem Ethereum dan memimpin di ceruk atau spesialisasi yang berbeda," jelas Lubin. Organisasi-organisasi lain inilah yang nantinya akan mengambil alih tugas adopsi, keterlibatan institusional, dan pertumbuhan ekosistem yang selama ini dibebankan pada EF.

Ethereum Tidak Sedang Menurun, Hanya Bergeser

Lubin juga membantah narasi yang menyebut Ethereum sedang dalam periode kemunduran. "Ethereum tidak sedang menurun, sama sekali tidak," tegasnya. Namun, ia mengakui bahwa kripto secara umum telah kehilangan posisi sebagai narasi teknologi paling dominan. Kecerdasan buatan (AI) kini telah menggantikan kripto sebagai "anak keren" yang menjadi pusat perhatian dalam hal aliran modal dan investasi.

Meski demikian, Lubin optimistis bahwa fokus Ethereum selama bertahun-tahun dalam membangun infrastruktur skalabilitas mulai membuahkan hasil. Ia menyoroti dua tren besar yang akan mendorong gelombang adopsi berikutnya: agen AI otonom yang melakukan transaksi di rantai blok, dan penggunaan infrastruktur Ethereum yang semakin masif oleh institusi. "Gelombang besar berikutnya adalah perdagangan agen, di mana ekonomi hibrida manusia-mesin mulai menggunakan rel kami," kata Lubin.

Bagi Lubin, tren-tren inilah yang justru menjadi alasan mengapa EF harus mempersempit fokusnya. Dengan semakin banyaknya organisasi yang mengambil alih urusan adopsi dan komersialisasi, tugas EF hanyalah memastikan protokolnya mampu mendukung generasi aktivitas berikutnya yang dibangun di atasnya. Data dari Etherscan menunjukkan bahwa Ethereum saat ini memproses sekitar 2 juta transaksi per hari.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: coindesk.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top