PALU — Sebuah video yang memperlihatkan petugas keamanan bandara di Jeddah membongkar paksa koper milik jamaah haji asal Indonesia menjadi peringatan keras bagi calon jemaah. Dalam rekaman tersebut, petugas menemukan puluhan botol air zamzam yang sengaja disembunyikan di dalam bagasi, terselip di antara pakaian dan perlengkapan salat.
Petugas bandara melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap koper yang mencurigakan. Ketika pemindai menunjukkan kepadatan tidak wajar di dalam bagasi, petugas langsung membuka paksa koper tersebut. Hasilnya, botol-botol air zamzam berukuran kecil hingga sedang ditemukan dalam jumlah banyak.
Praktik ini melanggar aturan penerbangan internasional. Air zamzam termasuk dalam kategori cairan yang dilarang dibawa dalam bagasi kabin maupun kargo tanpa prosedur resmi. Jamaah yang kedapatan menyembunyikan air zamzam bisa dikenakan sanksi tegas, mulai dari denda hingga larangan terbang.
Otoritas bandara di Arab Saudi telah berulang kali mengingatkan bahwa air zamzam hanya boleh dibawa melalui jalur resmi yang disediakan pemerintah. Setiap jamaah haji berhak mendapatkan air zamzam secara gratis setelah prosesi ibadah selesai, dan pengemasannya dilakukan oleh petugas khusus.
Namun, masih banyak jamaah yang nekat menyelundupkan air zamzam karena khawatir kehabisan stok atau ingin membawa lebih banyak untuk keluarga di Tanah Air. Padahal, langkah ini justru berisiko tinggi dan bisa merugikan jamaah itu sendiri.
Jamaah yang tertangkap menyembunyikan air zamzam di bagasi tidak hanya kehilangan barang bawaannya, tetapi juga bisa dikenai denda. Dalam beberapa kasus, petugas bahkan menahan koper tersebut hingga proses pemeriksaan selesai, menyebabkan keterlambatan kepulangan jamaah.
Pihak Kementerian Agama RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) Daerah Kerja Makkah telah mengimbau seluruh jamaah untuk mematuhi aturan yang berlaku. Imbauan serupa juga disampaikan oleh petugas kloter dan pembimbing ibadah di setiap embarkasi.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh jamaah haji asal Indonesia untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. Pemeriksaan di bandara Jeddah semakin ketat, terutama menjelang puncak musim haji. Petugas berwenang terus mengintensifkan patroli dan pemindaian bagasi guna mencegah pelanggaran serupa terulang kembali.