DONGGALA — Sebanyak 117.720 benih udang vaname dan 2,5 ton pakan mulai didistribusikan ke kelompok pembudidaya tambak tradisional di Desa Siboang. Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Donggala ini diprioritaskan bagi warga yang mengalami kerusakan tambak akibat banjir.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyatakan bahwa intervensi ini merupakan bentuk kepedulian daerah terhadap pemulihan sektor perikanan pascabencana. "Bentuk bantuan ini tidak hanya benih udang vaname melainkan juga 2,5 ton pakan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat pembudidaya tambak," kata Vera di Banawa, Jumat.
Dinas Perikanan setempat akan memberikan pendampingan kepada kelompok budidaya. Materi pendampingan mencakup perbaikan konstruksi tambak, pengelolaan kualitas air, hingga teknik penebaran benih dan pemberian pakan.
"Jadi model pendampingan ini mulai dari perbaikan konstruksi tambak, pengelolaan kualitas air, pengolahan tanah, hingga teknik penebaran benih dan pemberian pakan," sebut Vera.
Bupati menekankan pentingnya penguatan pematang tambak agar tidak mudah jebol saat hujan. Pembudidaya juga didorong memanfaatkan pupuk alami untuk pertumbuhan plankton sebagai pakan alami di tambak tradisional.
Vera menargetkan produksi budidaya tambak udang Kabupaten Donggala tahun 2026 bisa melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai 23.752 ton. "Untuk awal Juni ini pemerintah daerah mulai menyiapkan alat berat guna mendukung perluasan areal budidaya tambak dan mempermudah pelayanan kepada pembudidaya ikan di Donggala," ujarnya.