SULAWESI TENGAH — Kabar perombakan skuad di kubu Bajul Ijo mulai terkonfirmasi dari unggahan akun Instagram @infopsby pada Senin (25/5). Disebutkan bahwa dua pemain lokal Persebaya, Oktafianus Fernando dan Koko Ari, tidak lagi menjadi bagian dari skema pelatih asal Portugal tersebut untuk kompetisi mendatang.
Dari dua nama tersebut, Oktafianus Fernando menjadi target paling realistis bagi Laskar Mahesa Jenar. Winger berusia 27 tahun yang akrab disapa Opan itu memiliki rekam jejak mentereng saat berseragam PSIS Semarang pada musim 2022/2023 hingga 2023/2024.
Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu yang dimilikinya dinilai cocok untuk memperkuat lini serang PSIS. Faktor adaptasi juga menjadi nilai tambah karena Opan sudah memahami kultur permainan tim asal Jawa Tengah tersebut.
“Koko Ari & Opan dikabarkan tidak masuk skema pelatih untuk musim depan,” tulis @infopsby dalam unggahannya yang langsung memicu spekulasi bursa transfer.
Situasi berbeda dialami Koko Ari Araya. Bek kanan Persebaya itu masih terikat kontrak aktif dengan Green Force, sehingga opsi yang paling memungkinkan adalah peminjaman.
PSIS Semarang diprediksi bakal agresif membangun kekuatan demi target promosi ke papan atas. Kehadiran pemain sekelas Koko Ari di posisi full back bisa menambah kedalaman skuad yang dibutuhkan musim depan.
Selain dua nama di atas, ada Riyan Ardiansyah yang juga dikaitkan dengan pintu keluar Persebaya. Namun, proses transfer pemain ini masih terhambat karena Malut United belum memberikan restu meski sang pemain ingin dipermanenkan oleh Green Force.
PSIS Semarang bisa memanfaatkan situasi ini dengan mengamankan jasa Oktafianus Fernando tanpa biaya transfer tinggi. Pengalaman sang winger di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi modal penting untuk bersaing di musim depan.
Belum ada pernyataan resmi dari manajemen PSIS Semarang maupun Persebaya Surabaya terkait rumor ini. Namun, spekulasi perombakan skuad di kedua klub diprediksi akan semakin hangat menjelang bursa transfer musim 2026/2027 dibuka.