POSO — PORDI Sulawesi Tengah tidak hanya sekadar memperbanyak kepengurusan. Mandat yang baru saja diberikan kepada dua figur di Kabupaten Poso dan Banggai Laut (Balut) menjadi sinyal bahwa organisasi ini serius membangun pembinaan atlet domino dari tingkat kabupaten.
Ketua PORDI Sulteng, Asri M Tahir, menegaskan bahwa mandat ini bukan sekadar seremonial. Pihaknya sudah memantau kesiapan dan komitmen kedua penerima mandat sebelum akhirnya memberikan kepercayaan.
Andy Abdi Nur Pagalai Wahid dipercaya untuk mengendalikan dan memimpin PORDI Kabupaten Poso. Sementara itu, wilayah Banggai Laut diserahkan kepada Sarly. Keduanya diminta segera membentuk kepengurusan definitif di daerah masing-masing.
“Kami berharap mandat yang diberikan, dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk membesarkan PORDI di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga domino yang sehat dan profesional,” ujar Asri M Tahir melalui pesan Whatsapp, Selasa (26/5).
PORDI tidak ingin berhenti sebagai wadah olahraga biasa. Organisasi ini diarahkan untuk mencetak atlet-atlet domino berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional. Menurut Asri, pembinaan harus dimulai dari struktur yang solid di kabupaten.
“Dengan adanya mandat tersebut, kami berharap kepengurusan di Kabupaten Poso dan Banggai Laut segera terbentuk secara definitif sehingga roda organisasi dan program pembinaan dapat berjalan maksimal,” tegasnya.
Salah satu penerima mandat, Andy Abdi Nur Pagalai Wahid, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah. Ia menargetkan pembentukan kepengurusan definitif dapat segera direalisasikan.
“Kami siap bergerak cepat membentuk kepengurusan definitif dan membangun pembinaan atlet domino yang berdaya saing. Ini momentum membesarkan PORDI di Poso,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi babak baru bagi PORDI Sulteng yang selama ini terus berupaya memperkuat organisasi hingga ke pelosok daerah. Dengan struktur yang rapi, pembinaan atlet domino diharapkan lebih terarah dan profesional.