MOROWALI — Pemerintah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, meresmikan peningkatan jam operasi PLTD di Pulau Paku, Kecamatan Bungku Selatan, Selasa pekan lalu. Langkah ini menjadi jawaban atas keterbatasan pasokan listrik yang selama ini dikeluhkan warga di wilayah kepulauan.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan, sebelumnya listrik hanya menyala 12 jam sehari. Kini, pasokan bertambah enam jam menjadi 18 jam, dan pemerintah daerah berkomitmen mendorong PT PLN (Persero) untuk mencapai layanan 24 jam penuh.
“Ada peningkatan salah satu penambahan jam operasional PLN. Tadi juga sudah disampaikan, sekarang naik dari 12 jam menjadi 18 jam dan nanti ini juga akan menjadi catatan supaya bisa menjadi 24 jam,” ujar Iksan saat meresmikan peningkatan jam operasi PLTD di Pulau Paku.
Penambahan enam jam pasokan listrik berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama pada malam hari. Sebelumnya, banyak kegiatan ekonomi dan sosial terhenti setelah pukul 22.00 Wita karena listrik padam.
“Mudah-mudahan ini pada prinsipnya, saya sebagai kepala daerah dalam satu tahun ini selalu bergandeng tangan secara bersama, bersinergi kuat dan selalu memperhatikan tidak hanya daratan tapi juga di kepulauan,” kata Iksan.
Pemerintah daerah mencatat, peningkatan jam operasional ini juga diharapkan mendukung sektor pendidikan, usaha mikro masyarakat, hingga pelayanan pemerintahan di Pulau Paku dan sekitarnya.
Bupati Iksan menegaskan, perhatian terhadap wilayah kepulauan menjadi prioritas pemerintah daerah. Selama ini, akses listrik di Bungku Selatan masih timpang dibandingkan wilayah daratan Morowali yang lebih maju secara infrastruktur.
Pemerintah Kabupaten Morowali, menurut Iksan, akan terus bersinergi dengan berbagai pihak guna memastikan pemerataan pelayanan bagi masyarakat. Ia berharap peningkatan jam operasional listrik dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas warga dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Peningkatan layanan ini menjadi angin segar bagi warga Pulau Paku yang selama bertahun-tahun harus bergantung pada pasokan listrik terbatas. Dengan tambahan enam jam, aktivitas usaha kecil seperti warung malam dan bengkel las bisa beroperasi lebih lama.