Pencarian

500 Mahasiswa Statistika Untad Magang di Seluruh OPD, Pemkot Palu Percepat Penguatan Satu Data Daerah

Senin, 22 Juni 2026 • 14:58:01 WIB
500 Mahasiswa Statistika Untad Magang di Seluruh OPD, Pemkot Palu Percepat Penguatan Satu Data Daerah
mahasiswa Statistika Untad mulai magang di seluruh OPD Kota Palu untuk mendukung penguatan Satu Data Daerah.

PALU — Ratusan mahasiswa Statistika Universitas Tadulako (Untad) mulai menjalani magang di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palu. Program ini digagas untuk mempercepat penguatan Satu Data Daerah, sebuah sistem yang diharapkan mampu menyajikan data pembangunan yang akurat dan terintegrasi.

Pemkot Palu menggandeng Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untad dalam program ini. Para mahasiswa akan membantu setiap OPD dalam mengelola, memvalidasi, dan menyusun data sektoral yang selama ini kerap tumpang tindih atau tidak konsisten.

500 Mahasiswa Tersebar di Seluruh OPD

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Santik) Kota Palu, Ansar, menyebutkan seluruh mahasiswa yang diterjunkan telah melewati proses seleksi dan pembekalan. Mereka akan bertugas selama periode magang yang telah disepakati antara universitas dan pemerintah daerah.

“Mereka akan ditempatkan sesuai kebutuhan masing-masing OPD. Ada yang fokus pada data kependudukan, infrastruktur, hingga data pendidikan dan kesehatan,” ujar Ansar dalam keterangan resmi, Selasa (18/3).

Mengapa Data Daerah Butuh Percepatan?

Selama ini, Pemerintah Kota Palu kerap menghadapi kendala dalam menyelaraskan data antarinstansi. Perbedaan metode pengumpulan dan standar yang tidak seragam menyebabkan data pembangunan sulit dijadikan acuan tunggal untuk perencanaan dan evaluasi kebijakan.

Program Satu Data Daerah merupakan turunan dari kebijakan Satu Data Indonesia yang diatur dalam Peraturan Presiden. Dengan melibatkan mahasiswa statistika, Pemkot Palu berharap proses inventarisasi dan standarisasi data bisa berjalan lebih cepat tanpa harus menambah beban anggaran secara signifikan.

Dampak Langsung bagi Perencanaan Pembangunan

Data yang lebih akurat dan terpadu akan menjadi dasar bagi Pemkot Palu dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Hasil magang ini diharapkan bisa langsung dimanfaatkan untuk musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kota.

  • Fakta Singkat:
  • 500 mahasiswa Statistika Untad diterjunkan ke OPD Pemkot Palu
  • Program ini bagian dari percepatan Satu Data Daerah
  • Data yang dihasilkan akan digunakan untuk perencanaan pembangunan dan musrenbang

Rektor Untad melalui Dekan FMIPA menyambut baik kerja sama ini. Pihak kampus menilai program magang massal ini memberikan pengalaman lapangan yang nyata bagi mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja.

Pemkot Palu menargetkan, pada akhir tahun anggaran 2025, seluruh data sektoral di masing-masing OPD sudah tervalidasi dan siap diintegrasikan ke dalam portal Satu Data Daerah. Jika berjalan sesuai rencana, sistem ini akan menjadi acuan tunggal bagi seluruh kebijakan pembangunan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks