PALU — Dua unit ambulans milik Puskesmas Sangurara kini dalam kondisi aktif dan siap melayani warga di wilayah kerja puskesmas tersebut sepanjang hari. Layanan ini mencakup rujukan pasien ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut, kegiatan posyandu dan kesehatan keliling, serta penanganan situasional seperti pengantaran jenazah.
Layanan 24 Jam untuk Warga Sangurara
Kepala Puskesmas Sangurara menyebutkan bahwa kedua ambulans tersebut dioperasikan secara bergantian oleh tim medis dan pengemudi yang siaga. “Kami pastikan satu unit selalu siap di halaman puskesmas untuk merespons panggilan dar kapan saja,” ujarnya.
Layanan ini tidak dipungut biaya alias gratis bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat dalam radius wilayah kerja puskesmas. Masyarakat cukup menghubungi nomor telepon puskesmas yang telah disosialisasikan di setiap kelurahan.
Fakta Singkat Layanan Ambulans Puskesmas Sangurara
- Dua unit ambulans aktif beroperasi 24 jam nonstop.
- Melayani rujukan pasien, kesehatan keliling, dan pengantaran jenazah.
- Layanan gratis untuk warga di wilayah kerja Puskesmas Sangurara.
- Setiap unit dilengkapi perlengkapan medis dasar dan oksigen portabel.
Mengapa Keberadaan Ambulans Ini Penting?
Puskesmas Sangurara melayani ribuan warga di kawasan pinggiran Kota Palu yang jaraknya cukup jauh dari rumah sakit rujukan utama. Sebelumnya, warga kerap kesulitan mendapatkan kendaraan darurat saat anggota keluarga mendadak sakit parah di malam hari atau saat terjadi kecelakaan.
Dengan siaganya dua ambulans, waktu tempuh rujukan pasien ke RSUD Undata Palu atau RS Anutapura bisa dipangkas secara signifikan. Hal ini sangat krusial untuk kondisi seperti stroke, serangan jantung, atau ibu hamil yang akan melahirkan.
Tak Hanya untuk Darurat Medis
Selain untuk rujukan, ambulans ini juga dimanfaatkan untuk kegiatan preventif seperti menjemput lansia yang akan mengikuti posyandu atau membawa kader kesehatan ke lokasi imunisasi. Bahkan, dalam situasi duka, warga bisa meminta bantuan untuk mengantarkan jenazah ke pemakaman.
Puskesmas Sangurara berencana menambah satu unit ambulans lagi pada tahun depan jika anggaran daerah memungkinkan. Saat ini, dua unit yang ada dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di tiga kelurahan binaan.