Dinas Pangan Sulteng Gelar Pangan Murah di Lolu Selatan, Cabai Dijual Rp 45.000 per Kilogram

Penulis: Gunawan Susilo  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:31:31 WIB
Warga membeli cabai dalam Gerakan Pangan Murah di Lolu Selatan, Palu.

PALU — Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menghadirkan sejumlah komoditas pokok dengan harga di bawah pasaran dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Lolu Selatan. Kegiatan itu melibatkan distributor dari kalangan petani, peternak, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Pejabat Fungsional Bidang Distribusi Dinas Pangan Sulteng, Asdi, menyebut GPM sebagai langkah pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga pangan. Selain menekan harga, kegiatan ini diarahkan agar distribusi kebutuhan pokok tidak tersendat.

Harga Komoditas yang Ditawarkan

Sejumlah bahan pokok tersedia dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat. Cabai dijual Rp 45.000 per kilogram, bawang merah Rp 30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 27.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan protein, telur ayam ditawarkan Rp 50.000 per rak. Beras SPHP dijual Rp 60.000 per kemasan, sementara minyak goreng berkisar Rp 15.000 per kilogram.

  • Cabai: Rp 45.000 per kilogram
  • Bawang merah: Rp 30.000 per kilogram
  • Bawang putih: Rp 27.000 per kilogram
  • Telur ayam: Rp 50.000 per rak
  • Beras SPHP: Rp 60.000 per kemasan
  • Minyak goreng: sekitar Rp 15.000 per kilogram

Petani dan UMKM Lokal Jadi Pemasok

GPM tidak hanya menyasar konsumen. Dinas Pangan Sulteng melibatkan petani, peternak, distributor, dan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari penguatan rantai distribusi pangan di daerah.

Keterlibatan produsen lokal dinilai memperpendek jalur distribusi. Dengan begitu, pasokan lebih cepat sampai ke warga dan harga di tingkat penjual dapat ditekan.

Menjaga Daya Beli Saat Harga Pasar Naik

Kegiatan ini diharapkan membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama ketika terjadi kenaikan di pasaran. Daya beli masyarakat pun tetap terjaga dan tekanan inflasi daerah bisa dikendalikan.

"Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan," kata Asdi.

Dinas Pangan Sulteng belum merinci jadwal dan lokasi GPM berikutnya. Namun pola kegiatan serupa sebelumnya menyasar titik-titik permukiman padat agar warga bisa membeli kebutuhan pokok tanpa menempuh jarak jauh.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: mercusuar.web.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top