PALU — Farid Podungge resmi menggantikan Armin Amiruddin yang sebelumnya memimpin organisasi. Tim formatur yang dibentuk seusai musyawarah provinsi kini dituntut merampungkan komposisi kepengurusan dalam sepekan ke depan, sebelum kepengurusan baru mulai menjalankan agenda pembinaan atlet.
Tenggat tersebut menjadi pekerjaan awal yang harus diselesaikan lebih dulu. Tanpa kepengurusan definitif, program pembinaan lifter dan persiapan kejuaraan tidak bisa berjalan penuh.
Musyawarah Provinsi I PABERSI Sulteng digelar di Hotel Sutan Raja, Kota Palu, Sabtu (17/10/2026). Farid terpilih secara aklamasi tanpa pesaing dalam forum tersebut.
Armin Amiruddin menilai rekam jejak Farid selama ini menjadi alasan utama dukungan mengalir. Menurut dia, sosok penggantinya bukan nama baru dalam pembinaan angkat berat daerah.
"Beliau sangat layak karena sudah mendukung secara moril dan materil para lifter angkat berat di Sulteng," kata Armin.
PABERSI Sulteng membidik agar cabang angkat berat bisa tampil sebagai ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi di Morowali pada Desember 2026. Status ekshibisi dibutuhkan sebagai batu loncatan menuju level yang lebih tinggi.
Setelah Porprov, target berlanjut ke Pekan Olahraga Nasional 2028. Dukungan moril dan materil yang selama ini diterima atlet disebut menjadi modal awal kepemimpinan baru.
Farid belum merinci susunan pengurus yang akan diajukan. Yang jelas, sepekan ke depan menjadi penentu arah pembinaan angkat berat Sulteng sebelum musim kompetisi daerah bergulir.